
Teropongindonesianews.com
Way Kanan, Lampung, 22 April 2025 – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Way Kanan hari ini melakukan audiensi dengan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Way Kanan di kantornya. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kecelakaan lalu lintas baru-baru ini dan masalah yang sedang berlangsung terkait transportasi batubara di wilayah tersebut.
Ketua LSM GMBI Distrik Way Kanan, Bustam, bersama Kepala Divisi Investigasi Wilayah Lampung, Sugeng Purnomo, dan anggota lainnya, diterima dengan hangat oleh AKP Asep Suhendi (Kasatlantas), Ipda Fery Handayani (Kanit Laka Lantas), dan Feby Ariespranto (Kanit III Satintelkam).
Bapak Bustam menyampaikan rasa terima kasihnya atas pertemuan tersebut, menekankan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membangun hubungan dan meningkatkan kerjasama. Ia juga menyampaikan kecelakaan serius yang terjadi pada hari Senin, 14 April 2025, di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Baradatu. GMBI mendesak agar proses hukumnya dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan adil.
Bapak Sugeng Purnomo menyoroti gangguan signifikan yang disebabkan oleh kendaraan pengangkut batubara di Jalinsum Way Kanan. Ia merinci bagaimana kendaraan-kendaraan ini berkontribusi pada kemacetan lalu lintas, terutama pada jam sibuk ketika anak sekolah sedang bepergian, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Ia meminta bantuan kepolisian untuk memfasilitasi pertemuan selanjutnya dengan pihak berwenang terkait guna mengatasi masalah ini.
AKP Asep Suhendi menyambut baik kunjungan GMBI dan menyampaikan apresiasinya atas komitmen mereka terhadap keselamatan dan ketertiban masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan organisasi masyarakat dalam menjaga stabilitas dan keamanan. Ia berharap kerjasama yang berkelanjutan antara Polres Way Kanan, GMBI, dan Forkopimda Way Kanan (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) untuk lebih memajukan daerah tersebut.
Rizal







