
Teropongindonesianews.com
Banyuwangi – Mobil Siaga Desa adalah unit kendaraan yang dimiliki oleh desa yang dioperasionalkan untuk melayani keperluan Pemerintahan Desa dan warga ketika diperlukan pertolongan cepat darurat. Dengan demikian, Mobil Siaga Desa bukan sekedar fasilitas pemerintah untuk Kepala Desa / Perangkat Desa melainkan untuk seluruh warga Desa Wongsorejo kecamatan Wongsorejo kabupaten Banyuwangi,Kamis 26/6/2025.

Pemerintah Desa Wongsorejo kecamatan Wongsorejo kabupaten Banyuwangi telah mengadakan mobil siaga untuk seluruh warga Desa Wongsorejo pada awal tahun 2025 yang bersumber dari Dana Desa. Mobil yang dipilih adalah Jenis Avanza Veloz dan saat ini sudah beroperasi sambil menunggu kelengkapan yang lain.

Mobil Siaga dan operasional Desa digunakan sebagai alat transportasi dalam memberikan layanan keamanan dan kesehatan bagi warga Desa Wongsorejo
Mobil siaga ini dapat membantu masyarakat dalam situasi darurat. Setelah mobil siaga selesai dibranding dan semua perlengkapan dipasang, Pemerintah Desa Wongsorejo kecamatan Wongsorejo kabupaten Banyuwangi akan memberikan informasi kepada Ketua RT dan RW untuk menyebarluaskan informasi ini kepada seluruh warga Desa Wongsorejo
Warga Desa Wongsorejo membutuhkan bisa menghubungi menghubungi Kepala Desa atau sekertaris desa Wongsorejo apabila membutuhkan layanan mobil siaga. Diharapkan dengan adanya mobil siaga ini, pelayanan kesehatan dan keamanan bagi masyarakat dapat ditingkatkan.
Hasil konfirmasi Media teropong Indonesia news.com Dengan kepala desa Wongsorejo Abdul Bakar ,melalui Sekdes Wongsorejo menerangkan Mobil operasional ini juga dapat membantu dalam mengatasi situasi darurat dengan cepat dan efektif.
Pemerintah Desa Wongsorejo berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan melakukan program-program yang bermanfaat bagi kemajuan Desa Wongsorejo kecamatan Wongsorejo kabupaten Banyuwangi
Kami juga menepis anggapan masyarakat kalau mobil operasional desa Wongsorejo hanya untuk staf desa dan kepala desa,kami akan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi, tegasnya
( Kurniadi )








