
Teropongindonesianews.com
PANGKALAN BUN – Di balik tembok tinggi Lembaga Pemasyarakatan, di antara kesibukan dan rutinitas sehari-hari, setiap hari Jumat, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah bersama-sama menunaikan ibadah sholat Jumat berjamaah. Suara adzan menggema, memanggil jiwa-jiwa yang merindukan kedamaian. Warga Binan bergegas menuju Masjid AT-TAUBAH untuk menunaikan Sholat berjamaah dimulai pukul 11.30 WIB sampai dengan selesai, Jumat 12/09.
Melalui kegiatan ini diharapkan para Warga Binaan dapat menjadi pribadi yang religius dan lebih baik secara mental dan spiritual. Disamping memberikan manfaat positif, melalui sholat Jumat dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan Warga Binaan didalam mereka menjalani pidana di dalam Lapas.

Kalapas Pangkalan Bun Herry Muhamad Ramdan berujar “seluruh Warga Binaan yang beragama Muslim diwajibkan mengikuti kegiatan pembinaan kerohanian seperti Sholat Jumat, yang juga diikuti oleh petugas Lapas Pangkalan Bun, sehingga fungsi Pemasyarakatan sebagai pembinaan bagi Warga Binan dapat terwujud,” ujarnya.
Herry menambahkan “Sholat Jumat bukan hanya sebagai wadah memperkuat aspek spiritual Warga Binan tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan perilaku Warga Binaan. Sebagai langkah awal untuk membantu mereka dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Sehingga saat mereka kembali ke masyarakat dapat hidup secara wajar agar dengan tidak lagi mengulangi tindak pidana,”pungkasnya.
AGM








