Foto : Ilustrasi
Teropongindonesianews.com
Lampung Tengah- Terkait adanya dugaan tindakan pelecehan dan atau percabulan terhadap anak dibawah umur sebut saja Bunga (15) yang terjadi di Jln Kasad kampung Bandar Agung, kecamatan Terusan Nunyai, kabupaten Lampung Tengah pada Senin, (01/09/2025) sekira Pukul 14:30 WIB, yang diduga dilakukan oleh seorang peria berinisial MRH (28) yang juga merupakan warga kampung setempat.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan merasa takut saat di tinggal sendirian oleh ibuknya ketika sedang bekerja diluar rumah. Kamis, (18/09/2025)
Kepada penegak Hukum, Susi, ibu korban meminta dan berharap agar pelaku bisa segera di proses sesuai Hukum yang berlaku dengan seberat-beratnya.
Ia menjelaskan, saat itu sesampainya dirumah sepulang dari bekerja dirinya langsung di peluk oleh sang anak dengan sambil menangis dan menceritakan bahwa dirinya di datangi oleh terduga pelaku MRH, yang juga merupakan teman atau rekan kerja ibunya.
“Pada hari Senin, (01/09/2015) sekira Pukul 14: 30 WIB, MRH mendatangi rumah saya dengan membawa Gorengan dan secangkir Es Boba yang diberikannya kepada anak saya, dengan dalih bertamu,” jelas pada pada media.
Namun, saat Bunga ingin menutup pintu rumah, terduga pelaku memaksa untuk masuk kedalam rumah dengan alasan ada yang ingin dibicarakan terhadap korban.
“Anak saya menolak, karena saat itu ia sendirian dirumah, namun MRH ini masih memaksa dan langsung memeluk anak saya dan mencium bibir serta memegang payudaranya,” terangnya.
Masih Susi menyampaikan, saat itu korban ingin berteriak meminta tolong namun ia tidak berani karena di ancaman oleh terduga pelaku.
“Tak hanya itu, MRH juga mengancam anak saya jika menceritakan ini kepada siapapun, sehingga membuatnya mengalami ketakutan bahkan saat menceritakan hal tersebut kepada saya,” ujarnya.
Sejauh ini, lanjut ibu korban mengatakan, “Kasus ini sudah di tangani oleh pihak Polres Lampung Tengah dan Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) dan masih dalam tahap penyidikan serta menunggu hasil Visum,” ungkap dan tandasnya.
Pewarta: Tim Redaksi







