
Teropongindonesianews.com
Situbondo – Upaya pembangunan infrastruktur yang dicanangkan Bupati Rio di Situbondo kini tercoreng parah oleh dugaan praktik korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Ruas Pondok Langger – Banongan. Kasus ini bukan hanya merugikan negara ratusan juta rupiah, namun juga secara telak mengkhianati pernyataan tegas Bupati Rio yang selalu menekankan bahwa “Segala Pekerjaan Proyek Harus Sesuai Spektek”.
Publik Situbondo dibuat geram setelah Hepi seorang warga Kelahiran Asli Situbondo Yang Terkenal vokal membongkar “borok” tersembunyi di balik kemulusan jalan sepanjang 749 meter tersebut. Proyek senilai Rp 446.266.702,00 yang dikerjakan oleh CV. CINDY JAYA UTAMA itu kini menjadi simbol kegagalan pengawasan dan integritas.
Temuan kunci Hepi menunjukkan adanya penyimpangan spesifikasi teknis (spek) yang serius, di mana ketebalan aspal hotmix diduga jauh di bawah ketentuan kontrak. Berdasarkan perhitungan cermat, Hepi mengungkap potensi kerugian negara yang fantastis, mencapai Rp 123.802.000,00.
“Di balik kemulusan yang menipu, tersimpan kerugian besar bagi masyarakat dan negara. Ini menampar wajah pernyataan Mas Bupati Rio sendiri,” tegas Hepi.
Hepi mempertanyakan: “Apakah Mas Bupati Rio tahu kejadian ini, di mana kontraktor dan pengawasnya diduga secara terang-terangan mengabaikan standar yang ia tetapkan?”
Dugaan korupsi berjamaah ini tidak berhenti pada kontraktor. Hepi menyoroti peran krusial dari Pengawas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) serta Konsultan Pengawas.
“Pengawas berada di lokasi, namun mereka diduga membiarkan kontraktor melakukan kecurangan. Ini mengindikasikan adanya kerjasama yang sistematis, memuluskan pengurangan volume, termasuk ketebalan aspal,” ujar Hepi dengan nada geram.
Indikasi “main mata” antara CV. CINDY JAYA UTAMA, pengawas dinas, dan konsultan pengawas menunjukkan adanya konspirasi terstruktur yang bertujuan mengeruk keuntungan pribadi di atas kepentingan publik dan merusak kredibilitas Pemerintah Daerah.
Desakan Keras: APH Harus Turun Tangan dan Audit Menyeluruh
Dengan bukti-bukti yang dikumpulkan, Hepi bertekad melaporkan kasus ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH).
“Kami mendesak APH untuk segera mengusut tuntas kasus ini, memeriksa seluruh pihak yang terlibat dari kontraktor hingga pengawas. Kasus ini harus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap semua proyek infrastruktur lainnya untuk mencegah terulangnya pengkhianatan mutu ini,” pungkas Hepi.
Kasus korupsi Jalan Pondok Langger – Banongan adalah ujian integritas bagi kepemimpinan Bupati Rio , Masyarakat kini menanti tindakan nyata dan penegakan hukum yang tegas untuk memulihkan kepercayaan, membuktikan komitmen pada kualitas, dan memberikan efek jera kepada para pelaku.
BiroTIN/STB







