
Teropongindonesianews.com
Bondowoso – Kelangkaan gas LPG 3 kg terjadi dalam beberapa hari terakhir ini di Kabupaten Bondowoso hampir di semua desa, ketika masyarakat mendatangi agen atau pengecer selalu bilang habis dan tidak memiliki stok Gas LPG 3 kg, sebagian besar dalam keadaan kosong.
Kelangkaan gas LPG 3 Kg ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir/bulan puasa Ramadan ini. Pihak agen terus menunggu di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Tapi ketika sudah mendapatkan gas tersebut itu di jual kemana..???? Masyarakat di sekitarnya di biarkan menjerit.

Sampai saat ini blm ada tindakan dari Pemerintah terkait adanya kelangkaan LPG 3 kg (subsidi) yang seharusnya itu di nikmati oleh warga miskin namun faktanya rakyat miskin malah *MENANGIS MENJERIT* karena tidak kebagian akibat kelangkaan gas LPG di bondowoso ini. *AYO JANGAN TIDUR PADA KEMANA BAPAK PEMKAB INI DI KALA RAKYAT MENANGIS KARNA TIDAK BISA MEMASAK* ( Pernyataan beberapa Aktivis dan Tomas yang juga menyimak tentang Kejadian ini.
Sesuai pernyataan dari beberapa agen pada saat di konfirmasi sabtu 30 maret 2024, “Pihak pertamina tidak mengurangi jatah mas tapi kok ini seperti kegiatan rutin ya ketika sudah bulan puasa dan mau menjelang lebaran masyarakat kok selalu kesulitan untuk mendapatkan LPG 3 kg ini kemungkinan besar ada pengecer nakal!!!”, jelasnya.
Seperti yang terjadi kemaren di desa wonosari ketika sudah mendapatkan pangkalan/pengecer tersebut malah menjualnya ke daerah lain dengan harga yang lebih mahal sedangkan warga di sekitar hampir semua *MENJERIT* karena tidak kebagian. ” Jadi kami mohon kepada pihak yang bersangkutan terutama *PERTAMINA* untuk *mencabut* ijin para oknum” distributor/agen gas LPG nakal apabila ini di biarkan maka oknum tersebut akan semakin meraja lela dan masyarakat miskin akan semakin *nangis dan semakin menjerit*
“IWAN“







