
Teropongindonesianews.com
Bondowoso – Suryo, 43 tahun Warga Desa Sumberdumpyong Kecamatan Pakem Kabupaten Bondowoso baru – baru ini ( Kamis, 2 Mei 2024 ) melaporkan Hendrik atau Wawan ( Panggilan sehati – hari – Red ), 25 tahun Warga Desa Sumber dumpyong juga gara – gara Omongan yang salah aturan padanya.

Menurut Suryo bahwa Hendrik yang di duga melakukan Pencemaran Nama Baik padanya di awali dari pertemuan dengannya di depan balai desa Sumberdumpyong pada tanggal 2 Mei 2024, sekitar pukul 09.30 Wib.
Yang pada awalnya adalah si Hendrik selaku Pelaku keluar dari Kantor balai desa Sumberdumpyong dan menemui Sekdes untuk mengajak kumpul semua Perangkat Desa terkait sebuah permasalahan yang Suryo sendiri tidak tahu.
Ketika di tanyakan sama Suryo langsung di jawab kasar dengan nada keras dan dalam bahasa Madura, ” Kamu bukan tidak tahu An… “, sya sekarang tidak takut pada siapapun”, katanya sambil mengacungkan telunjuk kiri padanya dan dari jawaban tersebut secara otomatis dirinya ( Suryo – Red ) kaget dan kemudian langsung juga menanyakan secara baik – baik sebab omongan yang tidak aturan tersebut, akan tetapi si Hendrik tetap menjawab yang tidak baik padanya.
Dari hal tersebut Suryo langsung ke Kepala Desanya dan melaporkan kejadian tersebut, dirinya juga pamitan untuk melaporkan sikap Hendrik pada pihak APH ( Aparat Penegak Hukum – Red ), dan Kades Sumberdumpyong tidak melarang karena itu adalah Hak setiap Warga.
Setelah melalui beberapa pertimbangan akhirnya Suryo langsung melaporkan ke Polres Bondowoso dengan di dampingi oleh Tim Aktivis Teropong dengan harapan agar semuanya bisa di tindak lanjuti sesuai dengan Hukum yang berlaku.
Sesampai di polres Bondowoso langsung di Terima oleh Petugas dan langsung di mintai keterangan oleh Pihak polisi, dalam hal ini Pidsus Polres Bondowoso sampai selesai dan selanjutnya akan segera memanggil pihak terkait, termasuk para saksi pada saat kejadian.
Sampai berita ini di tulis Tim Teropongindonesianews.com masih akan menemui beberapa pihak agar permasalahan akan cepat teratasi dan yang paling parah menurutnya ( Suryo – Red ) Pada saat kejadian masih dalam berpakaian seragam Dinas sampai dengan Melaporkan pada pihak APH. RED





