
Teropongindonesianews.com
PASURUAN – . Kecelakaan fatal terjadi di Jalur Pantura lintasan Pasuruan–Probolinggo, tepatnya di Kelurahan Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 06.15 WIB. Seorang pengendara sepeda motor asal Kabupaten Kediri tewas di lokasi setelah terlibat tabrakan dengan truk yang melaju dari arah berlawanan.
Korban diidentifikasi sebagai Hamdan Arif Syifaul Qolbi (33), warga Desa Kepuhrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Saat insiden terjadi, ia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi AG-4715-HH dan sedang melaju dari arah barat menuju timur.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli, menjelaskan bahwa kecelakaan dimulai ketika kendaraan yang dikendarai korban tiba-tiba oleng dan melintas melewati marka tengah jalan, hingga masuk ke jalur lalu lintas berlawanan.
“Pada saat bersamaan, dari arah timur ke barat melaju truk Fuso Mitsubishi dengan nomor polisi N-8423-UR yang dikemudikan Slamet Hariyanto (38), warga Wonoasih, Kota Probolinggo. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Benturan keras terjadi pada sisi kanan bak truk, menyebabkan sepeda motor korban mengalami kerusakan berat. Korban menderita berbagai luka serius, antara lain luka robek pada dagu dan pipi kanan, patah tulang bahu serta kaki kanan, dan luka robek di bagian dada.
“Pengendara sepeda motor diduga tidak dapat memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan akibat kendaraan yang oleng ke kanan dan melintasi marka tengah, sehingga tertabrak truk yang sedang melaju,” tambahnya.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang diterima. Jenazah kemudian dievakuasi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti terkait, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan tersebut.
Polisi mengimbau seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, serta memastikan kondisi fisik diri dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan – terutama saat melintas di jalur yang sering ramai seperti Jalur Pantura.
Irawan – Kabiro








