
Teropongindonesianews.com
BORONG – Dugan Korupsi Martinus Jenama, Kepala Desa Golo Leda, kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Hingga warga meminta Kejaksaan negeri Manggarai turun tangan.
Hal itu berdasarkan informasi yang didapat oleh media ini selasa (07/03/23) dari masyarakat berinisial IM, dan OW, bahwa pengelolaan DD Desa Golo Leda, diduga tidak dikelola dengan baik, tidak transparan, serta banyak penyimpangan.
Masyarakat Desa Golo Leda sering disuguhkan pengelolaan DD yang terkesan tertutup dan pengelola tunggal yaitu, kepala desa Golo Leda itu sendiri.
Hal ini menjadi pemicu, sehingga DD yang dikelola tersebut tidak dikelola dengan baik, dan juga terkesan semuanya di kelola Kepala Desa saja.
“Kades 1 periode menjabat, Kades Golo Leda terkesan menjadi-jadi dalam menjalankan pemerintahan desa, begitupun dengan pengelolaan DD itu sendiri”, tutur kedua masyarakat tersebut.
Adapun poin-poin yang disampaikan terkait dugaan pengelolaan DD yang menyimpang tersebut antara lain ;
1. Adanya ketidak terasparan papan informasi pengelolaan DD pengerjaan fisik dari tahun 2017 sampai sekarang.
2. Pengelolaan Bumdes Desa Golo Leda yang tidak berjalan, sementara dana BUMDES tidak di ketahui oleh pengelola BUMDES itu sendiri dan tidak transparan kepada masyarakat.
3. Terkait bantuan jamban yang tidak tepat sasaran Lalau yang dapat dusun dan kaur. Dan menurut informasi yang terima media ini satu unit WC di kerjakan sedangkan satunya tidak di kerjakan dan Anggara di garap kepala desa.
4. Anggaran telfor tahun 2021 lalu realisasinya di tahun 2022, kuat Dugan dana 2022 tidak manfaat oleh kepala Desa.
Kepala desa perna sewa alat berat 2017 namun tidak di pasang papa informasi ( Tender) pengerjan proyek di duga tidak transparan.
Ini beberapa poin yang sempat didata oleh kedua masyarakat tersebut, diduga masih banyak aitem pengerjaan lainnya yang belum terdata.
Mereka berharap agar aparat penegak hukum terlebih khusus kejaksaan negeri Manggarai segera melakukan tindakan hukum untuk mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan DD di Desa Golo Leda.
“Kami ingin transparansi dan keadilan dalam proses pengelolaan DD di Desa Golo Leda ini, karena ini demi masyarakat itu sendiri”, tegas kedua warga itu.
Hingga berita ini di turunkan, media ini mencoba mengkonfirmasi kepala desa Golo Leda, namun kades Golo Leda, tidak memberikan penjelasan apa – kepada media.
Pewarta : Iren Darson
Editor. : Syayudie









