
Teropongindonesianews.com
BONDOWOSO – Dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional untuk negeri, Anggota DPR RI komisi VI gelar sosialisasi di Kabupaten Bondowoso dengan tema “Peran Pertamina Hulu Energi untuk menjaga ketahanan energi nasional”, pada hari Sabtu (15/4/23) di Hotel Ijen View Bondowoso.
Dihadapan ratusan peserta, Ir. HM Nasim Khan menjelaskan bahwa Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku perusahaan subholding di hulu berperan sebagai kontributor utama memproduksi migas nasional. Pada tahun 2022, PHE memberikan kontribusi sebesar 68 persen produksi minyak nasional dan 34 persen produksi gas nasional.
Berdasarkan data Rencana Umur Energi Nasional (RUEN), bauran komposisi energi akan berubah perlahan hingga tahun 2050 dimana energi baru terbarukan akan mendominasi kebutuhan energi nasional, jelas anggota DPR RI dari fraksi PKB.
Menurutnya, Sejalan dengan hal tersebut, maka volume kebutuhan akan energi fosil pun bakal meningkat.
Dengan demikian untuk melawan laju penurunan alamiah, PHE menjalankan strategi pengembangan sumur pengeboran, melakukan perawatan dan ekspansi, hal tersebut dilakukan untuk mencari potensi cadangan baru.
Selanjutnya, Asal Situbondo juga menyampaikan dalam rangka mendukung Green Strategy Holding, PHE tentunya berupaya untuk melakukan berbagai macam program dekarbonisasi, di antaranya adalah melalui pemanfaatan sumber energi gas sebagai energi transisi yang rendah emisi dan ramah lingkungan.
“Seluruh strategi yang dijalankan memiliki kebutuhan pendanaan yang tidak sedikit sehingga PHE perlu mendapatkan dukungan dari berbagai aspek, termasuk langkah – langkah investasi yang transparan agar kegiatan operasional bisa berjalan lancar untuk menjaga ketahanan energi nasional ” tutupnya.
Peserta sosialisasi tersebut dihadiri 200 peserta dari unsur tokoh, pelaku UMKM dan organisasi masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Bondowoso Jawa Timur.
(Nusul)







