
Teropongindonesianews.com
Jember – Berdasarkan aduan dari pengunjung yang pernah hadir di lokasi Agro Wisata Kampung Durian yang ada di Desa Pakis Kecamatan Panti Jember atas aduan terkait tarif yang tertera 2500, namun kenyataannya ditarik 5000 dan untuk mobil tarifnya 20.000 untuk itu sudah dilaporkan ke Dinas Perpajakan dan Polres Jember.
Yang mana tentang dugaan pelanggaran penarikan tarif tersebut yang tidak sesuai dengan yang tertera di benner dan belum ada kesepakatan atau ijin dari pihak terkait oleh karena itu kami selaku selaku sosial kontrol meminta agar yang terkait di pemerintah Kabupaten Jember bisa turun tangan atas pelaporan ini.
Karena diduga melanggar ketentuan dalam pelaksanaannya sudah tidak sesuai dengan ketentuan tentang penarikan tarif yang tidak wajar.
Persoalan sepele namun dengan istilah memperkaya diri atau golongan itu yang dimaksud, yang juga untuk akses jalan yang sudah mulai rusak. Jadi kita selaku anggota media yang juga sebagai jurnalis Teropong Indonesia news merasa terpanggil kalau media atau pun lsm tidak tidak direspon, Bagaimana mau maju kalau begini caranya….Dan pihak terkait seperti Kph perhutani diduga membec up tersebut.
Kita juga sebagai jurnalis Teropong Indonesia news meminta agar bisa saling memahami dan membangun wilayah yang tidak sesuai.
Demikian setelah dikonfirmasi dari salah satu pengunjung yang datang ke lokasi tersebut kabupaten Jember.
Pewarta : Idham
Editor. : Syayudie









