
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Kondisi jalan nasional di ruas jalan Probolinggo – Banyuwangi kini sangat memprihatinkan di karenakan terlalu banyak aspal yang berlubang yang rawan akan kecelakaan khususnya untuk roda dua.Selasa,14/03/2023
Para pengendara saat melintas jalur Probolinggo – Banyuwangi di tuntut untuk extra hati hati,karena di di sepanjang jalur tersebut terlalu banyak lubang,tak jarang sering terjadi laka tunggal karena menghindar dari lubang atau terperosok ke dalam aspal yang berlubang.
Dalam hal ini pemerintah atau dinas terkait harus lebih serius memperbaiki dan mengecek kondisi jalan,apalagi sekarang musim penghujan,yang mana untuk jalur Pantura sangat rawan akan aspal yang berlubang karena ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Seperti yang terjadi di KM 220 Asembagus yang sudah beberapa kali di tambal jalan tersebut selalu ambles dan bahkan dalam satu bulan bisa beberapa kali di lakukan penambalan,dan jalur dari Probolinggo -Banyuwangi ada ratusan lubang yang sangat membahayakan pengguna jalan.

Menurut Yopi Asal Asembagus yang setiap hari melintasi jalur Pantura probolinggo – Asembagus mengatakan”setiap melintas saya harus extra hati hati mas karena mulai dari Probolinggo sampai Asembagus sangat banyak jalan yang berlubang,dan tak jarang juga saya terperosok ke aspal yang berlubang dan hampir jatuh,dan mungkin apa yang saya alami itu juga terjadi pada pengendara yang lain”, ungkapnya
“Banyaknya aspal yang berlubang sangat rawan dan memicu kecelakaan lalu lintas juga perjalanan juga sangat terganggu,padahal yang saya tahu ada beberapa pengawas lapangan yang biasa mengecek kondisi jalan nasional ini,tapi kenapa kok tidak ada tindakan,lantas apa yang mereka kerjakan ketika di lapangan…??? Bukannya mereka sudah di gaji,ini sangat merugikan para pengguna jalan “,imbuhnya kecewa.
Menanggapi keluhan masyarakat dan pengguna jalan Opek sekretaris LBH CAKRA DPC Situbondo angkat bicara,saat di konfirmasi via WhatsApp menyampaikan “Kami selaku fungsi kontrol dan juga bagian dari masyarakat,kami akan berkirim surat apa yang menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan,karena kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan,surat akan kami tujukan di dua PPK di setiap wilayah,yaitu PPK Probolinggo dan PPK Banyuwangi juga tembusan kantor
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali dan juga kantor kementrian PUPR,kami ingin kehadiran LBH CAKRA ini bisa bermanfaat dan bisa membantu masyarakat di segala bidang dan bukan menjadi momok bagi masyarakat”,Pungkasnya
Pewarta : BiroTINsitubondo
Editor : Budhi








