
Teropongindonesianews.com
Sabtu, 18 Maret 2023, Umat Lingkungan St. Kristoforus Kabor B Lima, Paroki St.Yosep Maumere mengunjungi Panti Santa Dymphna Yayasan Bina Daya St. Vinsensius Cabang Sikka (YASBIDA). Kunjungan yang diwakili para pengurus Lingkungan dan Komunitas Basis Gerejawi (KBG) tersebut disambut dengan kehangatan dan meriah oleh anggota komunitas panti yaitu para ODGJ, para perawat, pegawai dan karyawan/ti. Diwakili oleh Bergita Nova, salah satu ODGJ panti, para tamu disambut dengan sebuah lagu Pop Rohani:“Dia Hanya Sejauh Doa”.
Lagu tersebut meyakinkan komunitas Panti dan ODGJ khususnya bahwa dalam setiap cobaan yang menggoda, sengsara yang menimpa dan kegelisahan melanda di hati, serta kabut kelam tak menentu, selalu ada Dia yang datang membantu, yaitu Tuhan sendiri. Dia hadir dalam diri sesama yang memiliki cinta dan kepedulian yang nyata.
Karena itu Pak Dionisius Ngeta, mewakili Sr. Lucia, CIJ yang berhalangan hadir, menegaskan dalam kata pembukaannya bahwa kehadiran Para Pengurus Lingkungan dan KGB dari Lingkungan St. Kristoforus Kabor B V, Paroki St. Yosep Maumere mewakili umat adalah tanda dan bukti bahwa Komunitas Panti Satan Dymphna tidak sendiri. Tuhan selalu datang membantu melalui mereka yang tidak hanya kata-kata berbicara tentang kepedulian dan cinta terhadap sesama dan lingkungan. Tapi dengan perbuatan yang nyata.

“Kami makin yakin bahwa kami tidak sendiri dalam menjalankan karya pelayanan ini. Kehadiran dan dukungan umat dan bapak ibu pengurus lingkungan dan KBG meyakinkan kami akan hal itu. Terima kasih berlimpah kami sampaikan untuk umat dan para pengurus atas kunjungan dan sumbangan yang diberikan. Apapun bentuk dan berapapun jumlah tidak menjadi masalah dan ukuran untuk sebuah pemberian atau sumbangan. Cinta dan kepedulian yang ikhlas dan nyata adalah harga yang sangat mahal dan patut kami apresiasi dan ucapkan terima kasih”, demikian pak Dionisius Ngeta.
Dalam sambutannya, salah satu pengurus dan dipertegas lagi Bapak Leonardus J, ketua lingkungan St. Kristoforus Kabor B V, menjelaskan bahwa kunjungan dan sumbangan yang diberikan adalah realisasi dan bukti dari kegiatan Katekese Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2023 bersama umat dengan tema Keadilan Ekologis Bagi Seluruh Ciptaan, Semakin Mengasihi dan Lebih Peduli.
“Kunjungan dan sumbangan ala kadar dari umat kami adalah realisasi atau wujud nyata kepedulian umat terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Makin hari semakin mengasihi sesame dan makin atau lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya adalah komitmen bersama umat kami. Selain kunjungan ke Panti ini, kami juga melakukan pembersihan lingkungan di sekitar Leppo Bispu (rumah keusukupan)”, demikian dijelaskan oleh salah satu pengurus dan dipertegas oleh bapak Leo, panggilan akrab ketua lingkungan yang baru, yang akan segera dilantik dalam waktu dekat.
Ketika mereka menyaksi Nova dan Rifan membawakan lagu, dengan iringan musik (Keyboardis) Steven Badin, salah satu pegawai panti/yayasan, beberapa umat/pengurus yang hadir meneteskan air mata. “Kami terharu, sangat berkesan. Kami tidak pernah membayangkan mereka bisa menyanyi. Mereka bisa mengikuti irama musik. Mereka di tempat ini bersih dan sehat-sehat dengan berpakaian yang pantas. Tak bisa dibayangkan jika mereka ada di rumah atau di jalanan”, demikian satu dua ibu yang hadir ketika diwawancarai dan tidak menyebutkan nama mereka.
Sebelum dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis, pak Dionisius Ngeta, selaku koordinator umum menjelaskan tentang kegiatan-kegiatan rehabilitasi fisik-mental terhadap ODGJ dan jumlah ODGJ serta karyawan/ti yang ada di Panti/Yayasan. Bahwa setiap hari selalu ada kegiatan-kegiatan untuk rehabilitasi fisik, mental, sosial dan religius ODGJ dalam dampingan para perawat dan tenaga psikologi.

“Ada kegiatan psiko-spiritual (doa, novena, ibadat/misa harian, pengakuan, jalan salib, dll). Ada kegiatan terapi psikologi (terapi motorik kasar dan halus, terapi musik, terapi bicara, dll). Pendekatan medis juga dilakukan seperti pengadaan obat-obat medis untuk pasien yang mengalami sakit/penyakit tertentu, pemeriksaan laboratorium untuk pasien, atau merujuk pasien ke fasilitas kesehatan yang ada. Perhatian terhadap kesehatan/kebersihan fisik klien/pasien dan kebersihan lingkunan panti menjadi prioritas agar terciptanya kondisi kesehatan dan kebersihan yang maksimal. Selain setiap pasien harus mandi dan gosok gigi, juga ada djadwal khusus yaitu hari Kamis. Hari tersebut adalah hari kebersihan klien. Mereka dimandikan, sikat gigi, potong kuku, keramas dan potorng rambut klien. Hari Rabu adalah hari bakti untuk kebersihan lingkungan panti/yayasan. Semua karyawan/ti (para perawat/psikologi) hadir untuk pembersihan lingkungan panti. Nutrisi dan gizi klien juga sangat diperhatikan lembaga/panti. Mereka makan tiga kali dalam sehari dengan menu makan yang sudah terjadwal. Jam 10.00 siang selalu ada snack setelah kegiatan terapi harian”, demikian penjelasannya.
Sebelum meninggalkan Panti Santa Dymphna, para pengurus lingkungan dan KBG lingkungan St. Kristoforus Kabor B V, mengabadikan kebersamaan mereka dengan foto bersama ODGJ sambil bersalam-salaman dengan klien dan bersama-sama melantunkan lagu Sayonara Sampai Jumpa.
Pewarta : Yohanis Don Bosko
Editor. : Budhi








