
TeropongIndonesiaNews.com
Borong – Ruas jalan menuju Desa Wejang Mawe, Kecamatan Lamba leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur – Nusa Tenggara Timur, tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten Manggarai Timur maupun pemerintah desa (PEMDES) Wejang Mawe.
Remigius Jarut, seorang mahasiswa Universitas Katolik Indonesia St Paulus Ruteng, kepada media TIN menyampaikan rasa perihatin dengan kondisi jalan yang sudah belasan tahun jalan menuju kampung Uwu desa Wejang Mawe, tidak pernah di perbaiki sama sekali oleh pemerintah, bahkan jalan yang perihatin ini selalu di lewati oleh seluruh masyarakat kampung Uwu dan Mawe maupun kampung sekitar desa Wejang Mawe yang melakukan perdagangan. Senin (20/03/23)
“Saya sangat merasa kasian dengan masyarakat di uwu tidak pernah menikmati jalan yang bagus, jalan yang hampir putus dengan penuh berlubang ini sangat-sangat di prihatinkan” Ungkap Remi.
Meskipun Masyarakat di kampung Uwu selalu berusaha untuk perbaik jalan ini dengan batu yang sisa di bawa longsor tetapi percuma juga, karena got di samping jalan sudah di tutupi tanah yang di bawah longsor. Dari tahun ke tahun tidak ada anggaran sama sekali dari desa maupun dana yang bersumber dari kabupaten untuk perbaik lagi jalan ini.
Lanjut Remi menjelaskan, berdasarkan pantauan saya sebagai salah satu mahasiswa asal Uwu, Minggu (19/03/23) dari tahun 2015 lalu sampai saat ini belum ada perbaikan sama sekali.
Bahkan yang lebih parahnya lagi beberapa tahun ini, kendaraan roda empat tidak bisa lagi lewat jalan ini karena jalan menuju Desa Wejang Mawe kecamatan Lamba Leda Timur. Hanya pas di lalui oleh kendaraan roda dua, itupun kendaraan roda dua harus membutuhkan bantuan teman.
Jalan yang begitu ekstrim ini membuat perekonomian masyarakat uwu terhambat, akibat jalan yang begitu rusak.Meskipun jalan sudah seperti ini pemerintah Desa wejang mawe masi tutup mata, padahal dalam keseharian aparat desa selalu melintas jalan ini. Kalau dilihat selama ini dana desa sudah lumayan pas kalau di gunakan untuk perbaikan jalan, dibanding membuka jalan baru yang tidak di gunak oleh masyarak banyak.
“jalan mempunyai peranan yang penting dalam pengembangan wilaya,yaitu untuk mengurangi disparitas, kesenjangan atara wilayah, pemerataan hasil-hasil melalui distribusi barang jasa, prasarana vital, penunjang semua pertahanan keamanan dalam rangka memwujudkan pembangunan jalan desa dampak bagi kualitas hidup desa, karena infrastruktur jalan dapat memberikan dampak bagi kualitas hidup desa, karena jalan salah satu kebutuhan yang harus di penuhi” ungkap Remi.
Harapan di perhatikan kembali jalan di wilaya Lamba Leda, terutama bagi para pemimpin Manggarai timur, terlebih khusus DPRD kabupaten Manggarai Timur dapil Lamba Leda, tolong perhatikan wilayah dapilnya, karena sampai saat ini kami belum merasakan merdeka dengan kondisi jalan yang sangat parah. Tutupnya.
Dengan segala kekurangan kami berharap kepada pemerintah dengan hati yang baik agar bisa membantu untuk memperbaiki jalan ini. Remigius Jarut
Editor Pusat : Syayudie








