
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Banyaknya proyek Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang sampai saat ini banyak yang mangkrak seakan menjadi persoalan yang tak terselesaikan dan tetap menjadi pertanyaan besar penyebab banyaknya proyek PAMSIMAS yang mangkrak.Jum’at,05/05/2023
Setelah ada beberapa proyek PAMSIMAS yang dilaporkan karena proyek tersebut tidak bisa berfungsi/mangkrak,kini tim LBH CAKRA menemukan lagi proyek PAMSIMAS III TA 2018 didesa kedungdowo kecamatan arjasa kabupaten situbondo yang seolah -olah dibiarkan mangkrak begitu saja seperti museum
Iwan salah satu anggota LBH CAKRA Situbondo menyampaikan kepada awak media Teropong Indonesia News “kami dan tim sengaja turun ke lokasi berdasarkan laporan masyarakat terkait mangkraknya proyek PAMSIMAS TA 2018 di desa kedungdowo,dan benar saat di lokasi PAMSIMAS TA 2018 memang benar-benar mangkrak,padahal sebelum tahun 2018 desa kedungdowo juga mendapatkan proyek yang sama,dan nasibnya pun juga sama-sama menjadi museum, menurut kami itu sangatlah lucu”,ucapnya tegas

“Pertanyaan kami selaku fungsi kontrol kenapa masih saja dapat program yang sama kalau program sebelumnya tidak bisa di fungsikan/mangkrak,padahal sudah jelas dua kegiatan tersebut sudah menelan anggaran yang tidak sedikit dan itu menurut kami hanya membuang anggaran,kenapa kami menyampaikan seperti itu..?? Karena yang awal saja tidak berfungsi,lalu desa kedungdowo mengajukan kembali di tahun 2018 tetap saja di loloskan,ada apa,apakah proyek tersebut memang di jadikan ladang bisnis yang hanya memperkaya diri sendiri ??dengan bermain-main dengan uang rakyat
Ditempat berbeda ketua satlak saat di konfirmasi media Teropong Indonesia News menyampaikan ” sebenarnya sudah hidup cuma masalah pipanya atau sambungan SR ke masyarakat yang rusak atau pecah dan saya sudah tidak di perlakukan lagi mas,coba sampean tanya ke ust sujamin”,Jelasnya
Saat di konfirmasi via whatsapp Ust.Sujamin mengatakan”Terkait proyek ini saya tidak tahu menahu mas”,Ucapnya singkat
Sampai berita ini di terbitkan masih belum ada penjelasan,karena saat di konfimasi tim LBH CAKRA dan media Teropong Indonesia News seolah-olah di pimpong dan di buat bingung sehingga kecurigaan semakin kuat.
BiroTINsitubondo








