
Teropongindonesianews.com
Probolinggo – Dugaan penghadangan oleh oknum Masyarakat dalam proses pembuangan Disposal Area pada proyek strategis nasional “PSN” jalan tol PROBOWANGI membuat geram Sebagian Masyarakat kabupaten Probolinggo.
Guna memastikan informasi tersebut Ahil yang merupakan Alumni Pondok Pesantren NURUL JADID turun gunung meninjau pembuangan Disposal ke beberapa lahan milik pondok termasuk halaman Kampus Universitas Nurul Jadid.
Ketika dikonfirmasi awak media perihal tersebut Ahil memaparkan bahwa Upaya ini untuk memastikan bahwa pelaksanaan pembuangan tanah Disposal yang telah dimohon oleh Yayasan Pondok Nurul Jadid berjalan normal, “Jangan sampai ada upaya penghadangan dengan kegiatan tersebut, saya akan pasang badan bila sampai ini terjadi” tegasnya dengan sorot mata tajam.
Sebelum memberikan keterangan pada awak media, Ahil menemui H. Samsul Arifin yang lebih dikenal dengan H. AO selaku koordinator lapangan, dalam penjelasanya H. Samsul menyampaikan rasa terima kasih kepada perwakilan PT. SARANA BANGUN PUSAKA (PAK BAGUS HANDOKO)yang telah memfasilitasi secara penuh kepada Yayasan Pondok Nurul Jadid, “Kami sangat terbantu oleh PT. SBP karena Yayasan Pondok Nurul Jadid tidak dibebani biaya apapun perihal tanah urug Disposal, bahkan kami disubsidi ketika kami mendatangkan Dozer untuk percepatan pemerataan di lahan Pondok Nurul Jadid”.
Sementara ketika diminta konfirmasi soal biaya angkut tanah urug Disposal, H. Samsul AO menjelaskan bahwa ada bantuan dari rekan pengusaha dump truck lokal yang peduli dengan Yayasan Nurul Jadid, “Ko Ivan pemilik Dump Truck GSL yang selama ini membantu kami, beberapa armada dikerahkan untuk percepatan pengurugan lahan Pondok Nurul Jadid, jadi kami ini NOL Rupiah untuk tanah disposal” terangnya di halaman kampus Universitas Nurul Jadid.
Ikut mendamping Ahil kelapangan Aponk yang merupakan kluarga besar alumni Nurul Jadid menekankan agar semua mendukung itikat baik subkontraktor yang peduli dengan fasilitas umum apalagi untuk kepentingan pondok, “Jangan ganggu aspek manfaat ini kalau tidak ingin ada GERAKAN yang tanpa DIGERAKKAN ini terjadi, apalagi menyangkut pondok” pintahnya, bahkan dari informasi yang didapat dilapangan bahwa PT. SBP berkolaborasi dengan GSL juga membantu beberapa pondok yang ada di kabupaten Probolinggo untuk memanfaatkan tanah disposal proyek jalan tol Probowangi. Biro Prob






