
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Malam Puncak , Situbondo Ethnic Festival (SEF) menjadi moment yang istimewa bagi seorang Hosnatun atau yang lebih akrab di panggil Pak Tutun untuk menerima sebuah penghargaan Seniman Tari Tradisi Situbondo yang mempunyai Dedikasi dan Berjasa terhadap Kabupaten Situbondo.
Bagaimana tidak, Pak Tutun yang selalu membawa nama baik Kabupaten Situbondo baik di kancah Nasional maupun Internasional baik dalam Event event Kreatifitas seni tari dan budaya maupun event yang bersifat Edukasi sebagai Narasumber Workshop maupun Seminar, serta aktif dalam penjurian terhadap lomba maupun Festival seni budaya yang di selenggarakan oleh kabupaten kabupaten lain khususnya di Jawa Timur.
Hosnatun / Pak Tutun di samping sebagai seorang penari dan Pelatih tari, juga sebagai Pencipta dan Koreografer Tari, pembuat kostum tari, Pengrawit dan juga pembuat Alat musik Krawitan (Gamelan) Tokte`ng yang menjadi sebuah ciri khas alat Musik Krawitan masyarakat Pantura khususnya Situbondo sejak dahulu kala.

Maka sudah sepantasnyalah Pemerintah Kabupaten Situbondo, memberikan Penghargaan kepada Hosnatun / Pak Tutun atas Dedikasi dan Jasanya dalam melestarikan Kesenian Tari Tradisional selama ini, yang di sematkan oleh Bupati Situbondo H.Karna Suswandi, M.M.
Dalam kesempatan ini Pak Tutun menyampaikan kepada Awak media bahwa dirinya Berkesenian adalah untuk Berkarya dan melestarikan apa yang sudah menjadi warisan seni tradisi yang menjadi turun temurun dari orang tuanya untuk di teruskan kepada anak anak didik sebagai generasi penerus bangsa, ungkap Pak Tutun yang saat ini sedang Fokus terhadap pengembangan Seni Tradisi Topeng Yang Berbasis Sejarah di Kabupaten Situbondo.
Gus/BiroTINsitubondo






