
Teropongindonesianews.com
Situbondo, 22 Februari 2024 – Warga Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, mempertanyakan proyek rehabilitasi irigasi di wilayah Dusun kewondo, Pasalnya di lokasi kegiatan tidak ada papan informasi yang jelas mengenai asal anggaran dan dinas terkait.
Ketidakjelasan proyek tersebut membuat warga kebingungan. Akhirnya, mereka menginformasikan proyek tersebut kepada Novika atau Opek, Ketua LBH Cakra Kabupaten Situbondo.

Menindaklanjuti laporan warga, Opek mencari tahu sumber proyek tersebut. Ia sempat menanyakan kepada pihak Pemerintah Desa Arjasa, namun salah satu perangkat desa mengatakan bahwa itu bukan proyek desa.
Perangkat desa tersebut juga mengaku bahwa ada orang yang meminta izin untuk mengerjakan proyek di desa, tetapi tidak menyebutkan asal proyeknya. Izin tersebut pun hanya diberikan secara lisan.
“Benar mas Saat itu ada seseorang meminta izin mengerjakan proyek,tetapi kami tidak kenal orang tersebut,kami berfikir orang tersebut itu orang dinas,dan pemeberitahuan tersebut hanya di sampaikan secara lisan saja,bukan bersurat”,Pungkasnyaa
Saat ini, Opek masih berusaha mencari tahu asal proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa proyek tersebut tidak mungkin dibiayai oleh perorangan atau pribadi.

” Sampai saat ini kami mencarai tahu asal muasal proyek tersebut yang selama ini membuat bingung warga ,kami sudah menanyakan ke beberapa dinas di kabupaten situbondo,namun dari sekian dinas yang kami konfirmasi semuanya tidak mengakui proyek tersebut,lantas proyek tersebut punya siapa ??? “,Ucap Opek
Warga Desa Arjasa menuntut transparansi informasi terkait proyek rehabilitasi irigasi di wilayah mereka,Asal anggaran proyek darimana,Dinas terkait yang bertanggung jawab,serta Rincian biaya proyek tersebut,Warga juga meminta agar papan informasi proyek dipasang di lokasi.
LBH Cakra akan terus mengawal permasalahan ini dan memastikan agar proyek tersebut berjalan dengan transparan dan akuntabel.
BiroTINsitubondo









