
Teropongindonesianews.com
NGADA – Mengenakan seragam Pramuka lengkap, puluhan siswa ini rela kulitnya terbakar sinar matahari Pagi.
Bahkan mereka terlihat cukup antusias mengikuti upacara pembukaan acara perkemahan sabtu-minggu atau disingkat dengan Persami. Sesuai dengan namanya, Persami dilaksanakan Pada hari Sabtu hingga Minggu dengan mendirikan tenda dan api unggun untuk menimbulkan suasana berkemah yang sebenarnya.
Kegiatan ini dilangsungkan secara sederhana di halaman Sekolah SDK MATAIA Yang di buka langsung oleh Katarina Meo, S.Pd.SD Selaku Kepala Sekolah dan Pembina upacara. (4/11/2023).

Salah satu peserta Aleksandriana Ytu Suri yang merupakan salah satu peserta Persami merasa senang sekali dengan kegiatan yang di adakan oleh sekolah karena dia merasakan suasana baru yang di temukan di kegiatan ini dan tidak di temukan di dalam ruangan kelas.
Pada ruang yang sama, kepada media Alfonsius Rofinus Pili, S.Pd Selaku Ketua Pembina menyampaikan bahwa kegiatan ini laksanakan selama dua hari dan di ikuti oleh 110 Peserta dengan rincian 99 Orang siswa dan 11 orang Pembina.
Alfonsius menambahkan dengan kegiatan Persami siswa-siswi SDK Mataia mampu memupuk rasa kebersamaan dan membangun kerja sama tim. Di perkemahan, Pramuka punya waktu untuk merenungkan keberadaan diri sendiri dan merenungkan kehidupan.

Kepala Sekolah SDK MATAIA Katarina Meo, S.Pd.SD Menambahkan Kegiatan ini mampu melahirkan generasi cakap, berkualitas, dan berkarakter serta menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasar Dharma Pramuka, sehingga dapat menanamkan kebiasaan baik pada siswa.
Kegiatan hari pertama ini di akhiri dengan kegiatan apel penutup dengan Api unggun. Api yang berkobar memberikan semangat serta cahaya simbol Persaudaraan dan Persatuan.
Pewarta: Rudolf.
Editor: Santoso.








