
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Sanggar Wahana Puspa Budaya Situbondo beberapa waktu lalu kedatangan tim dari Universitas Jember ( UNEJ ) yang di Ketuai Drs. Andang Subaharianto, M.Hum.

Kedatangan Drs.Andang Subahariyanto bersama timnya ke Sanggar Wahana Puspa Budaya di Desa Panji Kidul Situbondo dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberi bantuan atap berbahan baku Galvalum.
Lebih lanjut Drs.Andang mengatakan bahwa Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pengembangan Kreativitas Kekaryaan Seni Tradisional Topeng.

Melalui Optimalisasi Ruang Berkesenian pada Sanggar Wahana Puspa Budaya di Desa Panji Kidul Situbondo” ini dapat membantu permasalahan yang di hadapi mitra dapat segera teratasi dalam upaya memiliki sarana dan prasarana sangggar yang layak untuk mengoptimalkan dan mengembangkan ruang berkesenian sehingga sanggar Wahana Puspa Budaya bisa menjalankan kegiatan proses kreatif secara layak dan ideal.

Dalam kesempatan itu Hosnatun atau yang lebih akrab di panggil Pak Tutun ini mengaku sangat senang menerima bantuan dari UNEJ tersebut. Dengan begitu tempat anak anak latihan menari dan krawitan sudah tidak panas lagi dan teduh dari hujan serta teriknya matahari, ungkap Pak.Tutun.
Lebih lanjut Pak Tutun menyampaikan bahwa hal yang paling penting dalam hal ini bukan hanya bantuan Galvalum belaka, melainkan rasa Kepedulian yang tinggi pihak UNEJ terhadap pelestarian Seni Tradisi Topeng yang berbasis sejarah di Situbondo, meskipun Universitasnya bukan berasal dari Situbondo, Pungkas Pak Tutun.
Kesenian tradisi topeng yang berbasis sejarah di situbondo mempunyai nilai historis yang cukup tinggi, namun sangat di sayangkan hal itu tidak begitu menarik bagi Kalangan Akademisi di Situbondo untuk melakukan kajian. (Gus/BiroTINsitubondo)








