
Teropongindonesianews.com
Ragam Bisnis – Haji Lilur, pemimpin visioner di balik empat konglomerat pertambangan besar, hari ini mengumumkan ekspansi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari operasi pertambangan Galian C-nya di seluruh Indonesia,Inisiatif ambisius ini menandai perubahan signifikan dalam arah strategis perusahaan, dengan fokus pada pemanfaatan pengalaman dan sumber daya yang luas untuk mengembangkan lokasi tambang baru di seluruh negeri.
Haji Lilur Pengusaha Muda Dan Sukses yang juga keturunan Ken Arok telah membangun kerajaan pertambangan yang tangguh dengan empat anak perusahaannya: Bandar Indonesia Grup (BIG), Astra Nawa Grup (ANG), Astra Nawa Nusantara Grup (ANTARA Grup), dan Trisula Matahari Bumi Grup (TAMAMI Grup). Perusahaan-perusahaan ini saat ini mengendalikan lebih dari 1.000 lokasi tambang yang membentang dari Banyuwangi di Jawa Timur hingga Way Kanan Lampung, berbatasan dengan Sumatera Selatan.
Di bawah strategi baru yang berani ini, keempat CEO anak perusahaan akan ditugaskan untuk mendapatkan izin untuk operasi pertambangan Galian C baru di seluruh provinsi Indonesia. Proses ini akan dimulai pada tahun 2024, dengan ekspansi operasional pertama ditargetkan untuk Januari 2025.
Untuk mengawasi operasi ini, Haji Lilur telah menunjuk Direktur Jenderal baru untuk Java Land’s Mining, Moh. Ka’bil Mubarok, yang akan berpusat di kantor pusat perusahaan di Surabaya. Pengangkatan ini menandai perubahan kepemimpinan yang signifikan, memungkinkan Haji Lilur untuk fokus pada ekspansi ke sektor mineral lainnya: Galian A (Emas, Minyak & Gas) dan Galian B (Batu bara, Nikel, Bijih Besi, Pasir Besi, Bauksit, Mangan, Galena, dll.).
Visi Haji Lilur melampaui pertambangan, meliputi pengembangan proyek perikanan, perkebunan, dan industri berskala besar. Rencana ambisius ini mencerminkan komitmennya untuk membangun kerajaan bisnis yang terdiversifikasi dan mendukung perekonomian Indonesia.
“Ekspansi strategis ini adalah perkembangan alami bagi perusahaan kami, memungkinkan kami untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menyediakan sumber daya penting untuk pembangunan,” kata Haji Lilur. “Kami yakin dalam kemampuan kami untuk memanfaatkan keahlian dan jaringan kuat kami untuk membangun kehadiran yang dominan di sektor pertambangan Indonesia.”
Perusahaan berencana untuk membangun kehadiran internasional yang kuat melalui kantor di Singapura dan Vietnam, semakin memantapkan posisinya sebagai pemain global. Haji Lilur menyatakan keyakinannya bahwa inisiatif strategis ini akan mengangkat perusahaannya menjadi konglomerat global, berkontribusi secara signifikan pada kemakmuran ekonomi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Perusahaan pertambangan milik Haji Lilur memiliki sejarah panjang keberhasilan di sektor pertambangan Indonesia, dikenal karena komitmen mereka terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan pengelolaan lingkungan.
BiroTIN/STB





