
Teropong Indonesia News
SURABAYA — Nama Limbad alias Wijayanto sudah tak asing lagi di kalangan insan pers Surabaya. Sosok yang akrab disapa Limbad ini dikenal luas karena kepribadiannya yang terbuka, ramah, dan mudah bergaul dengan siapa saja, khususnya rekan-rekan sesama jurnalis.
Dalam setiap pertemuan maupun kegiatan, Limbad senantiasa menekankan pentingnya menjaga kebersamaan. Baginya, keberadaan media di Jawa Timur akan semakin kuat jika semua pihak saling merangkul dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Yang penting kita jaga kekompakan. Media itu keluarga besar. Kalau kita bersatu, kerja kita jadi lebih ringan. Saling dukung, saling berbagi informasi, dan yang paling penting jaga silaturahmi,” ujar Limbad saat berbincang bersama rekan-rekan media.
Popularitas Limbad di dunia pers memang sudah lama terjaga. Ia kerap menjadi jembatan penghubung antara media daring, media cetak, hingga media elektronik. Setiap ada informasi penting atau kegiatan bersama, Limbad lah yang biasanya mengajak dan mengkoordinasikan agar seluruh elemen media dapat hadir bersama.
Gaya pergaulannya yang santai dan tidak berjarak membuat banyak wartawan merasa nyaman. Tak heran jika dalam setiap diskusi, pertemuan santai, maupun kegiatan silaturahmi sesama insan pers, kehadiran Limbad selalu ditunggu.
Lebih dari itu, Limbad juga konsisten mendorong terjalinnya kolaborasi antar media. Menurutnya, persaingan boleh saja ada, namun tidak boleh sampai memecah kesatuan. Justru dengan bekerja sama, insan pers dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat Surabaya dan Jawa Timur.
“Tujuan kita sama, yaitu menyajikan informasi yang benar dan bermanfaat. Kalau kita kompak, masyarakat pula yang diuntungkan. Jangan sampai hanya karena beda lembaga, kita jadi menjauh. Padahal kita semua satu profesi,” tambahnya.
Semangat yang terus dibangun Limbad ini pun mendapat sambutan hangat dari rekan-rekan media se-Jawa Timur. Banyak yang menilai kehadirannya menjadi perekat yang membuat suasana pers di Surabaya terasa semakin cair, hangat, dan bersatu.
Dengan terus membangun komunikasi dan kebersamaan, Limbad berharap insan pers Surabaya dapat semakin solid ke depan — tidak hanya dalam meliput berita, tetapi juga dalam berkontribusi melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Red





