
Teropongindonesianews.com
Situbondo – Saat ini LBH GKS BASRAH dan GP SAKERA beserta ribuan massa pendukungnya mendatangi Kepolisian Resort ( POLRES ) Situbondo,ada tiga agenda dalam demonstrasi hari ini yaitu mempertanyakan sejauh mana proses hukum penggelapan dan penipuan dan yangi kedua proses hukum maraknya tambang ilegal Yang menurut LBH GKS BASRAH Polres Situbondo dinilai lamban dalam penangannya terkait mobil bodong,Senin 17/10/2022.

Dalam tuntutannya,massa yang di pimpin langsung LBH GKS BASRAH dan GP SAKERA meminta agar polres Situbondo lebih profesional dan obyektif dalam menangani proses hukum dan segera menahan pelaku penggelapan dan penipuan agar menjadi efek jera terhadap pelaku dan juga segera menertibkan tambang ilegal juga tambang legal tetapi tidak memenuhi persyaratan.
LBH GKS BASRAH dan GP SAKERA ternyata tidak main main dan bukan hanya gertak sambal, terbukti Saat ini ribuan massa sudah mengepung polres Situbondo dan ada yang memblokade jalan,disisi lain pihak polres Situbondo menyiapkan dan menerjunkan beberapa personil guna mengawal dan menjaga keamanan saat demonstrasi berlangsung.
Dalam orasinya Supriyono meminta agar polres Situbondo lebih obyektif menangani proses hukum dan mendesak polres Situbondo segera memproses dengan apa yang sudah di laporkan ,karena kami sudah sangat lama menunggu padahal laporan kami sudah sampai di penyidikan tapi kenapa sampai saat ini belum ada keputusan dan belum di limpahkan ke kejaksaan negeri Situbondo,unkapnya lantang.
Di tempat lain Taufik juga menyampaikan “kami minta polres Situbondo lebih tegas,karena selama ini laporan kami seolah olah mati suri,kami bukan lah anak kecil ketika kami menangis cukup dengan sebuah balon kami akan diam,kami berjanji akan turun jalan lagi dan akan membawa massa yang lebih besar,saat kami sudah membawa sekitar 1000 orang.pungkasnya. (Bud TIN)







