
Teropongindonesianews.com
BOLMUT – Penggunaan dana desa (DD)J didesa vahuta kecamatan Bintauna kabupaten Bolaang Mongondow Utara dari tahun 2021,2022 hingga ke 2023, pemerintah desa vahuta D’.Daud Diduga ada indikasi penyalahgunaan dana desa yang tidak tepat sasaran,
Pasalnya pemerintah desa vahuta tidak ada keterbukaan dalam penggunaan pertanggung jawaban melalui rapat dengan anggota BPD, bahkan rapat secara umum dengan masyarakat diahir tahun.
Diminta pemerintah daerah (PEMDA) Bolmut dapat meng evaluasi kinerja kepala desa vahuta, terkait dengan penggunaan dana desa selama tiga tahun sejak dilantiknya, menjabat Sangadi desa vahuta, kecamatan Bintauna kabupaten Bolaang Mongondow Utara,
Sangadi tidak pernah ada ke terbukaan secara transparans melalui hasil forum rapat pertanggung jawaban dengan masyarakat desa,
hingga terkesan penilaian dari masyarakat,pemerintah desa vahuta hanya semata meraup keuntungan dari program dana desa,
hal ini menjadi perhatian wartawan teropong Indonesia news pada saat bersama tiga anggota BPD mendatangi kantor desa vahuta kecamatan Bintauna kabupaten Bolaang Mongondow Utara,untuk meminta kepada sangadi DJ daud dapat menerima permintaan BPD untuk melakukan pertanggung jawabannya, bersama-sama tokoh masyarakat untuk dilakukan Evaluasi pertanggung jawaban penggunaan dana desa setiap akhir tahun,

Namun penyampaian BPD melalui sekertaris desa Bpk Iswan lasahinda disia-siakan oleh kepala desa vahuta Dj Daud,bahkan selalu beralasan sakit,dan selalu menghindar dari kunjungan anggota BPD, hingga terkesan kepala desa DUGAAN telah menghindar dari kebohongannya penyalah gunaan dana desa tersebut.
BPD yang selaku mitra pemerintah berperan selaku perpanjangan aspirasi masyarakat,kini merasa kesal,dengan tanggapan yang diabaikan oleh pemerintah desa, ( Sangadi )yang diduga dirinya sudah kebal dengan hukum,
BPD telah membuat layangan surat resmi melibatkan dengan para tokoh masyarakat untuk bersama-sama mendukung,
tapi hingga sampai saat ini pemerintah desa benar-benar telah menyembunyikan sesuatu disuatu kebohongan, hingga sampai saat ini telah mengabaikan layangan surat permintaan BPD tersebut,
Diminta pemerintah daerah (PEMDA), BOLMUT dapat menanggapi dengan tegas dan profesional serta segera mengevaluasi kinerja kepala desa vahuta,yang diduga terdapat banyak penyimpangan penggunaan dana desa tersebut, yang hingga saat ini kepala desa vahuta Dj Daud,selalu menghindar dari kebohongan,
Wargapun berharap, kepada pemerintah desa vahuta dapat segera memper tanggung jawabkan penyampaian laporan program dana desa yang biasanya sering dilakukan pelaporan oleh pemerintah desa diakhir tahunnya, yang selama tiga tahun ini sudah ditutup-tutupi dengan kebohonganmu tidak pernah dilakukan lewat rapat forum dengan BPD dan tokoh masyarakat secara umum, dengan program pemerintahan yang baru, untuk kelancaran pembangunan desa kedepannya.
R U S T A M





