
Teropongindonesianews.com
Situbondo – Novika dan Rafi aktivis muda Kabupaten situbondo sikapi proyek pembangunan perluasan puskesmas Kapongan kabupaten situbondo yang dikerjakan oleh CV.ADITAMA dan menemukan beberapa pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi tekhnis. Jum’at (21/10/2022).
Saat turun kelapangan Ravi dan novika turun kelapangan menemukan beberapa temuan yang diduga tidak sesuai petunjuk teknis. Saat menanyakan pengawas ke salah satu tukang katanya pengawas tidak ada di tempat dan saat di tanya siapa kepala tukangnya serta pelaksana kegiatan menurut tukang kalau di kegiatan tersebut tidak ada kepala tukang.

Anggaran yang digelontorkan Rp.782.264.488 yang bersumber dari dana APBD dengan nomer kontrak 027/4856/431.302.1/2022
Novika mengatakan” Saya sangat menyayangkan kegiatan tersebut yang mana kegiatan di lapangan pekerja tidak di bekali gambar. Apa yang di jadikan dasar mengerjakan suatu kegiatan mas. Menurut saya bagaimana bisa maksimal pekerjaan kalau di lapangan saat pengerjaannya tidak di dasari gambar yang ada saat di tanya salah satu pekerja inisial B mengatakan bahwa dalam pengerjaan di lapangan juga tidak ada kepala tukang,saya janji akan terus memantau kegiatan pembangunan perluasan puskesmas Kapongan ini,” Ucapnya geram.
Ditempat terpisah Dikonfirmasi oleh media teropong Indonesia news, Ravi menuturkan” Saya sangat menyayangkan kontraktor yang sangat tidak memikirkan keselamatan pekerja, terbukti saat saya turun kelapangan tidak di berlakukan keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ),padahal dalam segala kegiatan seharusnya kontraktor mempersiapkan keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) dan P3K karna itu sudah diangggarkan mas,” Tutur Ravi dengan nada tegas.
Ravi menambahkan,” Kami akan terus intens ke lokasi guna mengumpulkan data mas,” Tambanya singkat.
Berdasarkan temuannya di lapangan terkait pembangunan perluasan puskesmas Kapongan Ravi dan novika akan menemui kepala dinas kesehatan juga PPK guna melaporkan hasil temuan sementara di lapangan.
( BudTIN )






