
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Sepandai pandainya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga,Barangkali pepatah ini ada benarnya juga dengan terjadinya dugaan Praktek percaloan tiket kapal yang sengaja di biarkan atau ada persekongkolan antara calo dan petugas pelabuhan.Sabtu,01/04/2023
Seperti yang terjadi pada calon penumpang asal banyuwangi inisial (A) gagal berangkat ke pulau kangean karena tidak ada tempat,padahal ( A ) sudah memesan tiket seminggu sebelum keberangkatan.
Karena mersa di rugikan dan di permainkan ( A ) mengadu ke LBH CAKRA Kabupaten situbondo,Saat di bertemu dengan jajaran LBH Cakra Situbondo mengaku telah kecewa dengan pelayanan di Pelabuhan Jangkar, karena saya sudah seminggu yang lalu pesan tiket tapi setelah saya mau berangkat ke madura malah saya gagal berangkat karena kehabisan tempat, selain itu saya malah di arahkan ke orang yang bukan petugas dishub ataupun ataupun petugas pelabuhan, dari sana saya kesal mas dan ini saya duga ada kongkalikong antara petugas dengan calo, ungkap (A),

Saat di konfirmasi awak media Teropong Indonesia News ( TIN ) Ketua DPC LBH CAKRA Kabupaten Situbondo,mengakui adanya pengaduan dari calon penumpag asal banyuwangi,saat itu juga tim LBH CAKRA segera mengecek kebenarannya,alhasil memang benar adanya praktek percaloan,dugaan sementara menurut data dan bukti video di lapangan adanya permainan dan persekongkolan antara oknum peugas pelabuhan dan para calo.

Sebenarnya praktek percaloan di pelabuhan jangkar sudah lama terjadi bahkan menurut salah satu petugas yang tidak bisa di sebutkan namanya, namun kerena tidak ada yang mengadu kepada lembaga kami, maka kami tidak bisa mengambil sikap, tegas ketua DPC LBH Cakra Situbondo Agus Ariyanto.
Lebih lanjut Agus mengatakan , kami bersama jajaran akan secepatnya melakukan kajian, bilamana ini melanggar hukum maka kami akan segera melaporkan tindakan praktek percaloan yang ada di pelabuhan jangkar sesuai kelembagaan”,tutup Agus
Pewarta : OpekTIN
Editor : Budhi








