
Teropongindonesianews.com
JEMBER – Usai dilaksanakannya ujian akhir semester sekolah SMPN 1 Jenggawah kabupaten jember yang saat ini dilaksanakan perpisahan sekolah bagi yang lulus, beberapa awak media yang kebetulan melintas mau mengikuti peliputan dalam acara tersebut justru oleh security tidak diperbolehkan/Dilarang
Tanpa alasan yang jelas saat beberapa wartawan yang hendak melakukan peliputan dilarang masuk oleh security,Ada apa sebenarnya dengan sekolah tersebut?,menurut alasan security karena masih belum ada perintah dari kepala sekolah,padahal acara perpipisahan tersebut adalah acara umum dan wajar jika wartawan melakukan peliputan,Itu bisa saja ada yang gak beres dengan sepak terjangnya organisasi disekolah yang semestinya menjadi contoh untuk sekolah yang lain.
Menurut salah satu wartawan menyampaikan ” Dengan demikian akhirnya bisa saja terjadi semau gue itu yang akan menjadi suatu kecurigaan bila pihak sekolah melarang awak media masuk,harapan kami agar semua pihak tidak sampai menghalangi kerja dari wartawan, karena sesuai dengan UU no 40 bagi siapa saja yang menghalang halangi peliputan wartawan akan kena denda sebesar Rp 500jt”,Pungkasnya kecewa

Akhirnya tanpa banyak bicara beberapa awak media yang dilarang meliput langsung pergi karena enggan cekcok dengan pihak sekolah SMPN 1 Jenggawah,Semoga SMPN 1 Jenggawah ini bisa menjadi lebih baik dan mau bermitra dengan semua awak media yang ada di Jember.
Harapan semua awak media yang ada di Jember jangan sampai ada pihak yang enggan menemui wartawan yang mau mengikuti peliputan. padahal kalau awak media mengikuti peliputan pasti akan mengangkat nama baik sekolah dan memberikan informasi positif kepada publik,sampai berita ini diterbitkan Ibu.Eny kepala sekolah SMPN 1 Jenggawah belum bisa dimintai keterangan terkait kenapa wartawan dilarang melakukan peliputan
Pewarta : Idham







