
Teropongindonesianews.com
Palembang – Salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kota Palembang yang mempunyai program sekolah berbasis religius tidak lain adalah SMKN 6, Hal ini ketika Seriyanti, S.Pd selaku Kepala Sekolah tersebut memberikan keterangan pada awak Media Teropong Indonesia News di ruang kerjanya.

“Setelah menjabat Kepala Sekolah hampir 8 bulan, maka program sekolah berbasis religius menjadi utama yang saya terapkan “, Ujarnya, di katakannya bahwa programnya bukan hanya itu saja, gabungan teori dan praktek juga bisa 100% praktek. Karena menurutnya bahwa nantinya akan menjadikan anak-anak yang siap pakai di pabrik oleh dunia usaha dan dunia industri.

Harapannya adalah, Mudah-mudahan juga anak – anak didiknya yang akan melanjutkan, baik ke perguruan tinggi ternama di Indonesia maupun di luar negeri bisa benar – benar siap.

Dan juga di jelaskan bahwa di Sekolahannya tetap melaksanakan pisiko test terlebih dahulu agar supaya minat dari anak-anak ini betul-betul menjadi minat yang tidak asal-asalan, akan tetapi sudah di arahkan oleh guru pembimbing Konseling dengan para guru pengetes pisiko test sehingga orang tuanya juga merasa puas bahwa anak-anak mereka berada di jurusan yang benar, oleh karena itu tidak semata – mata anak-anak itu hanya ikut-ikutan teman-temannya saja.
Kemudian juga anak-anak ini mendapatkan pelatihan baik internal maupun eksternal, ” Pastinya di eksternal juga kami sangat mengharapkan sekali betul-betul nyata, jadi anak-anak kita tidak sastra “, Jelasnya.
Di sekolah yang di pimpinnya tersebut ada istilah jam ke nol yaitu setiap pagi anak-anak harus belajar baca Al-quran /iqro dan Pembelajaran ini bentuk Nutrisi pada anak-anak di bidang rohis/imtaq, ” Kami juga membuat program agar anak-anak setelah di kelas XII sudah hatam surat-surat pendek jus 30 al-qur’an”, Terangnya.
“Saya berharap juga dukungan dari Kawan-kawan media dan juga dukungan dari orang tua wali murid yang 100% untuk mengawal anak-anaknya yang di SMKN 6 Kota Palembang”, Ujarnya, di tambahkannya lagi bahwa para orang tua wali murid juga membuat pernyataan untuk mengawal dan menginginkan anak-anak mereka belajar di sekolah dengan baik karena terkadang ketika mereka ( Siswa – Red. ) tidak sempat mengaji di rumah masing – masing karena terlalu banyak kegiatan di sekolah sehingga sangat payah andai melanjutkan benar mengaji.
“Saat ini kami mempunyai lima jurusan seperti kuliner, tata kecantikan, tata busana, desain komunikasi visual dan perhotelan, Pasca covid kami sedang memperbaiki gedung buat praktek anak-anak jurusan perhotelan””, Pungkasnya.
Ir/sumsel








