
Teropongindonesianews.com
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia datangi kantor Kejari Sumenep, kamis ( 15-6-2023 ).
Kedatangan mereka untuk memberikan dukungan moril terhadap Kejari Sumenep untuk mengungkap skadal dalam kasus temuan Baru, yakni satu orang tersangka berisinial S sebagai pemodal yang juga warga Bluto dan yang di tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang ( DPO ) atas kasus skandal mafia distribusi ilegal 18 ton pupuk bersubsidi.
Mereka menganggap sampai detik ini belum ada penangkapan terhadap inisial S padahal sudah jelas masuk dalam Daftar Pencarian Orang ( DPO).

Korlap aksi Ahmad Fauzan mengatakan bahwa Kajari Sumenep tidak mampu melakukan hukum dengan baik dan benar karena hal ini sangat menyakitkan bagi kaum marhaen hususnya para petani di pelosok desa.
” Keadilan harus di tegakkan bukan di diamkan begitu saja, ada apa ini..” teriak sang orator aksi di depan kantor kejari Sumenep.
Korlap aksi juga menambahkan bahwa kejadian tersebut distribusi pupuk tersendat yang menimbulkan kelangkaan lalu harga melambung tinggi, apalagi sekarang memasuki musim tembakau di kabupaten Sumenep dan yang pasti pupuk bersubsidi meningkat, imbuhnya.
Pewarta: David. Editor: Santoso.





