
Teropongindonesianews.com
Banyuasin – Menindaklanjuti pemberitaan tanggal 30/12/2023 Tragis…!!! , Pondok pesantren Qotratullah Di duga Simpan Pelaku Sodomi Santri
Hari ini Rabu, 13/03/2024 tim media teropong Indonesia news mendatangi kantor kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan dengan maksud menemui Kepala Kemenag untuk menanyakan tembusan surat konfirmasi tertulis pada pondok pesantren Qotratullah nomor 211/TIN/XII/2023, perihal : Dugaan telah terjadi kasus sodomi salah satu santri oleh oknum tenaga pengajar / guru di pondok pesantren Qotratullah yang dalam artian pimpinan pondok pesantren Qotratullah telah lalai dalam mengawasi kegiatan keagamaan pada guru dan santri, sehingga terjadi dugaan sodomi di pondok pesantren Qotratullah.

Setelah menunggu beberapa saat dihadapkan pada Abdul Qudus Fitriansyah,S.Si selaku Humas,
Pertama kami menanyakan sejauh mana tentang pembinaan yang dilakukan oleh pihak Kemenag terhadap pondok pesantren yang ada di provinsi Sumatera Selatan tersebut, Lalu tim media teropongindonesianews menanyakan surat tembusan khusus tentang dugaan telah terjadi kasus sodomi pada pondok pesantren Qotratullah yang beralamatkan di Desa Langkan Kabupaten Banyuasin, provinsi Sumatera Selatan tersebut.
“Pertama kami dari pihak Kemenag melakukan konfirmasi pada pada pondok pesantren Qotratullah tentang kejadian tersebut, lalu pihak pondok pesantren Qotratullah memberikan Jawaban bahwa kejadian itu tidak sekejam di pemberitaan ( memang benar ada kejadian tersebut), pelakunya sudah di berhentikan dan kasus nya tidak sampai ke ranah hukum, itu penjelasan dari pihak pondok entah siapa yang memberikan jawaban tersebut,” Ujar Abdul Qudus selaku humas Kemenag.
Dengan kejadian itu orang tua anak jadi takut dan was-was untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya yang berbasis agama Islam ini. Padahal pemerintah telah membuat program agar calon pemimpin di Indonesia di masa depan mempunyai pendidikan keagamaan yang mempuni.
Kejadian ini mencoreng lebel pondok pesantren yang seyogyanya memberikan contoh akhlak yang baik, akan tetapi alah sebaliknya.
Sampai berita lanjutan kami unggah, tim media teropongindonesianews.com belum mendapatkan jawaban atas dugaan kasus sodomi yang terjadi di pondok pesantren tyang di maksud. ( bersambung )
Ir – Sumsel







