
Teropongindonesianews.com
Marau, Ketapang-Kalimantan Barat–Natal dan Tahun Baru Bersama peserta didik SDS Eka Tjipta Kencana digelar pada Kamis (12/1), bertempat di Gereja Oikume Sungai Langsat, Kencana Estate.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan diawali dengan ibadat bersama yang dipimpin oleh Bapak Ardianus Anwarto, S.Fil. Dengan tema “Pulanglah Mereka Ke Negerinya Melalui Jalan Lain”.
Serta subtema, “Keanekaragaman Merupakan Anugerah Allah yang Harus Disyukuri, Dirawat, dan Dikembangkan”. Melalui subtema ini, peserta didik diharapkan agar senantiasa mensyukuri setiap keberagaman yang ada.
Dalam kotbahnya Ardianus menyampaikan agar kita senantiasa menjadi garam dan terang bagi sesama. Dengan mencintai dan bergaul serta menerima teman yang berbeda keyakinan kita telah menjadi terang itu dalam menyinari kegelapan.

Selanjutnya, Kurnia Adzhari, S. Pd., Gr., selaku Kepala SDS Eka Tjipta Kencana, dalam sambutannya menyampaikan, ” agama adalah keyakinan dan wujud iman yang dimiliki oleh kita semua.
Oleh karena itu, perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk kita berteman. Dengan perbedaan itu, mari kita syukuri, kita rawat, dan kita kembangkan agar sekolah kita menjadi tempat yang nyaman dalam menuntut ilmu.
Kita berbeda agama, suku, dan ras, namun kita tetap satu dalam lembaga ini, karena itulah harapan dan mimpi yang harus kita wujudkan, menjalin persaudaraan dan menjaga keanekaragaman dalam bingkai lembaga SDS Eka Tjipta Kencana.”
Kurnia melanjutkan bahwa perayaan Natal bersama ini adalah komitmen pihak sekolah agar peserta didik lebih mengimani keyakinan mereka dengan penuh tanggung jawab.
Dilain kesempatan, Maria Riris Tambunan, S.Pd., Gr selaku koordinator pelaksana kegiatan Natal dan Tahun Baru bersama, menyampaikan rasa sykur dan terimakasihnya kepada lembaga SDS Eka Tjipta Kencana yang telah memberikan ruang dan waktu bagi peserta didik yang beragama kristen dan katolik merayakan Natal dan Tahun Baru bersama.
“Meskipun dalam kesederhanaan kami tetap menjalankan kegiatan ini. Semua ini adalah berkat kerja sama dari bapak kepala sekolah dan juga dewan guru yang senantiasa memberikan dukungan dan kerjasama dalam mensukseskan kegiatan ini.
Walaupun kami berbeda namun dalam kebhinekaan kami adalah saudara”. Tandasnya.
Dalam perayaan Natal tersebut, Ardianus bertindak sebagai penyampai khotbah, “Kasih Kristus menggerakkan persaudaraan, sehingga pada hari ini Kita bisa berkumpul bersama dalam rumah Tuhan ini. Hal tersebut sangat baik untuk meningkatkan hubungan intern antara siswa, guru dan temannya dalam beragama,” tutur Ardianus.
Ditambahkan olehnya bahwa dengan adanya Natal bersama, dengan demikian akan menambah keakraban peserta didik dan lebih saling mengenal diantara mereka. “Dengan kegiatan Natal bersama SDS Eka Tjipta Kencana ini biarlah Kita semakin bisa menyatakan kasih Kristus baik terhadap saudara seiman dan orang-orang yang ada di sekitar Kita,” imbuh Ardianus.
“Apapun yang Kita kerjakan dengan tulus dan sungguh-sungguh akan diperhitungkan oleh Tuhan, dan apapun yang Kita kerjakan untuk melayani Tuhan tidak akan pernah sia-sia. Dengan demikian, dalam melayani anak-anak sekolah kita mesti mempersiapkan diri dengan baik, karena dari merekalah akan menjadi generasi penerus bangsa. Kita para guru harus menjadi terang yang senantiasa menyinari peserta didik kita dengan tindakan dan contoh hidup yang baik,” tandasnya.
Diakhir acara diadakan sesi foto bersama serta pemberian bingkisan natal dan tahun baru bagi peserta didik agar mereka sungguh merasakan kehadiran sang juru selamat dalam kehidupan nyata.
Bung Aan







