
Teropongndonesianews.com
Papua – Menjaga dan melindungi mencintai rasa cinta atau budaya yang ada di wilayah Kabupaten Intan Jaya, masa depan Bangsa Indonesia ada ditangan generasi muda sebagai anak Bangsa dan jangan biarkan perbedaan tersebut membuat terpecah belah, harus semakin kuat, Satgas Binmas Unit Posko melaksanakan Program SI Ipar, Kasuari, dan Keladi sagu bersama Olvah Alhamid yaitu seorang Putri Indonesia 2015 Papua Barat, lokasi SD YPPK Biogai, Pasar Pagi Sugapa dan Jalan Yokatapa Jumat 06 April 2022 pukul 08.00 WIT.

Pelaksanaan mengenai program tersebut PJU OPS Damai Cartenz-2022, Kasatgas Binmas Damai Cartenz Kombes Pol Nanang Purnomo, S.H, M.H., Kasatgas Preventif Kombes Pol Jhoni Afrisal S, S.I.K., M.H., Kasatgas Humas Kombes Pol Drs Ahmad Mustofa Kamal, S.H., Wakasatgas Humas Damai Cartenz-2022 AKBP Arif Irawan, S.H,.S. H.K,. M.H.,
TONTON JUGA 👇👇👇
bersama Personel satgas Binmas Unit Posko yaitu Ipda Wilhelma Kurut, 7 Anggota Personel, serta Personel Satgas Binmas Polres Intan Jaya dipimpin oleh Ipda Arisandi Tancoma, SH bersama 3 anggota, turut hadir Personel Satgas Binmas Unit Medis Ipda dr Michael Ayhuan, 3 anggota menuju sekolah SD YPPK Santo Misael melaksanakan kegiatan dalam Program SI IPAR, sebanyak 200 orang anak mengajak anak – anak bernyanyi lagu kebangsaan dan memberikan sarana kontak berupa permen,biskuit, dan mineral, permainan serta melatih konsentrasi kepada anak.

Dilanjutkan menuju pasar pagi Sugapa kegiatan Program PEKA Peduli Kamtibmas, setibanya Tim Satgas Binmas serta Personel Unit Posko melakukan interaksi dengan pedagang dan masyarakat yang sedang berbelanja, sekaligus Tim berintraksi dengan cara membeli tas Noken yang dijual oleh masyarakat.
Berbagai kegiatan berpindah tempat dilanjutkan giat Program Keladi sagu yaitu Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna, tiba dirumah Tokoh Masyarakat Bapak Herman Sondegau berlokasi jalan Yokata, dan dilakukannya pemeriksaan kesehatan di Distrik Sugapa.
Tujuan Program SI IPAR agar anak- anak semakin semakin dekat dengan Polri, serta mengubah persepsi anak- anak yang dulunya menganggap Polisi menakutkan menjadi Polisi yang dapat menjadi guru maupun sahabat.
Pelaksanaan Program PEKA memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa Polri hadir ditengah – tengah masyarakat untuk melindungi dan memberikan rasa aman sehingga perekonomian masyarakat berjalan dengan baik.
Giat pelaksanaan Program Keladi sagu menyediakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga masyarakat terus merasa di ayomi oleh Personel Polri.
Kegiatan berbagai Program Program berjalan dengan lancar , aman dan kondusif.







