
Teropongindonesianews.com
Wargame Paintball merupakan permainan mirip perang, yang mana ada tim lawan yang masing-masing bersaing untuk merebutkan target dalam memenangkan permainan tersebut. Permainan ini di gelar sejak siang hingga sore di Pantai Lombang tepatnya berada di kecamatan batang-batang kabupaten Sumenep Madura Jawa timur, Kamis ( 27-04-2023 ).
Para peserta pada umumnya masyarakat sekitar sekitar pantai lombang serta diikuti oleh berbagai daerah Sumenep yang datang berbondong-bondong sebab mereka anggap Wargame Paintball merupakan permainan unik dan seru yang jarang sekali di gelar di kabupaten Sumenep, permainan tersebut juga diikuti oleh OPD, BUMN, BUMD kabupaten Sumenep.
Permainan unik seru tersebut dibuka dan diresmikan langsung oleh bapak bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH.MH yang di dampingi segenap jajaran panitia serta persatuan menembak Indonesia ( Perbakin ) cabang Sumenep, bahkan yang lebih seru lagi bapak bupati Sumenep Achmad Fauzi juga ikut bermain dalam tembak eksibisi bersama jajaran Forkopimda kabupaten Sumenep sebelum acara di mulai.
Menurut Bupati Sumenep Wargame Paintball merupakan permainan seru yang menuntut kejelian serta ketangkasan peserta untuk menuntut kekompakan team work dalam mengalahkan lawan.

” Wargame Paintball ini adalah game seru, menantang dan menyenangkan sebab permainan seolah-olah berada di dalam Medan pertempuran, bagi peserta yang tertembak yang jelas pasti merasakan sakit tubuh yg terkena tembakan, jadi permainan ini butuh kekompakan dalam team work, kekuatan emosional serta komunikasi team hingga menimbulkan ketangkasan serta kontrol strategi permainan tersebut, imbuhnya.
Permainan ini bersifat kompetitif, sebab target harus di dapat oleh kelompok, siapapun kelompok yang mampu merebut target dalam permainan ini, maka itulah yang dinyatakan sebagai pemenangnya.
Para pengunjung yang datang ke lokasi pantai lombang sangat antusias senang dalam permainan tersebut sebab seperti peperangan di Medan pertempuran apalagi jarang-jarang permainan tersebut diadakan di Madura khususnya di kabupaten Sumenep.
Pewarta : David. Editor: Santoso.








