
Teropongindonesianews.com
Ngada-Bajawa – Kementerian Agama Kabupaten Ngada menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Menengah se-Kabupaten Ngada.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang pendidik beserta tiga Pengawas Pendidikan Agama Katolik. Turut hadir Kasubag dan pejabat eselon empat di lingkup Kemenag Kabupaten Ngada, yang bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngada, pada Kamis, 27/04/2023.
Tema yang diusung adalah Penguatan Moderasi Beragama dan Transformasi Layanan Digital bagi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Menengah. Dalam sambutan pembukanya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngada, Yohanes Daketi Ase, S. Fil menekankan pentingnya moderasi beragama.

“Maksud dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Katolik, menjawab tuntutan zaman, serentak menjadi kader awam yan militan dan memiliki sikap moderasi beragama”. Lebih lanjut beliau mengatakan, “Indikator moderasi beragama adalah komitmen kebangsaan, toleransi dan anti kekerasan, dan akomodasi budaya lokal.
Pada tempat yang sama, Bapak Leonardus Lobo, S. Pd selaku nara sumber Transformasi Layanan Digital menjelaskan lebih mendetail tentang Platform Merdeka Mengajar. Pak Leonardus mengingatkan, “Para pendidik perlu belajar secara mandiri Platform Merdeka Mengajar yang berbasis Learning Management System”.
Pada bagian penutup, Bapak Kornelis Siprianus Kaju, S. Fil yang mewakili para peserta mengatakan, “Terima kasih kepada Kemenag Kabupaten Ngada karena kami mendapatkan banyak hal luar biasa yang bisa dibawa pulang sebagai pendidik”.
Kegiatan ini ditutup oleh Bapak Petrus Damianus Rangga Dao, S. Fil selaku Kepala Seksi Pendidikan Agama Katolik, yang didahului dengan ucapan terima kasih kepada para peserta dan nara sumber.
Menurut rencana, besok (Jumat 28/04/2023) kegiatan serupa akan diselenggarakan bagi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar se-Kabupaten Ngada
Pewarta: Andre Neke, KORWIL NTT. Editor: Santoso.








