
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Sungguh malang nasib nenek Sumarti (55) warga Kp. Pelle RT O1 RW 01 Desa Kayumas Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo, pasalnya sekitar sebulan lalu mendapatkan perlakuan tidak pantas (Pemukulan ) yang di lakukan oleh SH yang tak lain tetangganya sendiri.Sabtu,03/06/2023
Dugaan pemukulan tersebut berawal pada tanggal 29 april 2023 lalu,ketika pelaku datang ke rumah korban menanyakan perihal pohon pisang yang di tebang oleh korban,namun korban menjawab kalau dirinya berani menebang pohon pisang karena korban yang menanam pohon pisang tersebut.
Sehigga terjadilah percekcokan antara pelaku dan korban,namun karena tidak bisa menahan emosi pelaku menempeleng nenek Sumarti (Korban) sebelah kiri sebanyak satu kali,yang menyebabkan kepala korban pusing dan pipinya terasa panas.
Saat dikonfirmasi awak media Teropong Indonesia News nenek Sumarti mengatakan ” Saat saya memotong pohon pisang saya di datangi SH yang kebetulan seorang kepala dusun pelle,lalu menanyakan kenapa kok pohon pisangnya di potong…? Saya jawab karena pisangnya sudah matang dan lagi pula yang nanam kan saya,dan sempat cekcok lalu SH menempeleng saya “, Ucapnya
” Saya berani menanam pohon pisang di lahan tersebut karena lahan tersebut peninggalan leluhur saya,dan tahu-tahu lahan tersebut di klaim punya SH,padahal saya tidak pernah menjual lahan tersebut,namun SH mengaku kalau lahan tersebut miliknya dan sudah bersertifikat,selama sebulan ini saya menunggu itikat baik SH,namun,jangankan ada itikat baik minta maafpun tidak,saya berharap pemerintah desa bisa membantu memberikan solusi agar permasalahan ini tidak berlarut-larut,karena dengan kejadian ini saya merasa sangat di rugikan,apalagi SH adalah kepala dusun yang selama ini menjadi panutan kami”,Imbuhnya
Ditempat terpisah Jalil Kades Kayumas mengatakan ” Saya sudah dengar persoalan tersebut,dan sempat saya memberikan undangan secara lisan kepada korban,namun korban tidak menghadap,tujuan saya adalah selaku kepala desa mau menciptakan suasana kondusif dan masalah bisa cepat selesai,sampai saat ini saya selaku kepala desa tetap berupaya bisa menyelesaikan didesa”,Ucapnya singkat
BiroTINsitubondo






