
Teropongindonesianews.com
BENGKULU UTARA – Infrastruktur jalan provinsi yang kondisinya rusak parah, memantik reaksi warga di Kecamatan Lais. Sabtu (10/6), puluhan warga gabungan dari Desa Kalbang, Taba Baru dan Desa Suka Langu, Sabtu (10/6), bahu-membahu melakukan perbaikan akses jalan.
Pantauan Teropongindonesia.com zona perbaikan itu dipusatkan terhadap akses jalan di Desa Suka Langu. Maklum saja, sepanjang jalan lintas Lais-Arga Makmur, lokasi itu merupakan titik terparah kerusakan.
Secara gotong-royong, warga sejak pagi hari memulai aktifitas perbaikan. Dengan alat seadanya, ruas jalan yang rusak dan berlubang dilakukan penimbunan.
Kepala Desa (Kades) Taba Baru, Ratno mengaku aktifitas swadaya perbaikan jalan yang merupakan tanggungjawab Pemprov Bengkulu ini merupakan inisiasi gabungan tiga desa. Sebelumnya, Pemerintah Desa Kalbang, Taba Baru dan Pemerintah Desa Suka Langu Kecamatan Lais telah menyurati dua perusahaan yang menggunakan ruas jalan itu untuk beraktifitas.
“Untuk material Alhamdulillah diperbantukan oleh PT Sandabi Indah Lestari dan PT Roda Teknik. Perbaikan kita lakukan secara gotong-royong,” kata Ratno.
Ia mengaku, kondisi kerusakan akses jalan itu berdampak besar terhadap pengguna jalan. Bahkan tak sedikit pengguna jalan khususnya roda dua menjadi korban. Guna meminimalisir korban jiwa, sehingga dimufakati untuk dilakukan perbaikan secara swadaya.
“Karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Kalau tidak diperbaiki meski dalam keadaan darurat, korban jiwa akan semakin bertambah,” ujarnya.
Lebih jauh ia berharap, Pemerintah khususnya Pemprov Bengkulu merespon keluhan masyarakat soal infrastruktur jalan. Jangan sampai korban jiwa semakin meluas, jika tidak segera diperbaiki secara total.
“Sempat waktu itu, pengendara sepeda motor berboncengan dengan balita terjatuh di lokasi itu. Kami sadar ini sudah sangat sensitif, makanya kami berinisiatif melakukan perbaikan darurat,” pungkasnya. Tarmizi







