
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Pembangunan Drainase jalan ruas jangkar/mesjid – kumbangsari kecamatan Jangkar kabupaten situbondo jawa timur diduga banyak penyimpangan dan dikerjakan asal jadi sehingga dipertanyakan banyak kalangan salah satunya LBH CAKRA Situbondo
Proyek yang di kerjakan oleh CV.CEMARA PERKASA DUA yang menelan anggaran sekitar Rp.153.821.000,00 dengan Nomor Kontrak : 690 /098.SPK.DAU / 431.303.4 / 2023 dengan volume 123 meter,yang mana sumber dana tersebut dari Dana Alokasi Umum (DAU),banyak sekali ditemukan dugaan penyimpangan.dan diduga tidak sesuai petunjuk teknis yang ada ,juga kurangnya pengawasan dari pihak dinas sehingga pekerjaan tersebut terkesan di kerjakan asal jadi.

Novika atau lebih di kenal Opek ketua Tim Investigasi LBH CAKRA Situbondo saat di konfirmasi mengatakan ” Kami sudah bebrapa kali turun ke lokasi tersebut namun saat di lokasi kami tidak pernah bertemu dengan pengawas dari dinas juga pelaksana di lapangan,saat kami cek proyek tersebut kami menemukan pekerjaan yang menurut kami sangat fatal,yaitu ada beberapa pohon kelapa yang tidak di tebang karena posisi pohon kelapa tersebut menempel di dinding pasangan tersebut “, Ucapnya
” Bahkan ada beberapa pohon kelapa yang posisinya saat ini pas berada masuk dalam pasangan dinding drainase tersebut,itu sudah terbukti kekuatan dinding tersebut tidak bisa di jamin kekuatannya karena pohon kelapa tersebut kondisinya masih hidup dan bergerak ketika terkena angin,yang menjadi pertanyaan kami,bagaimana perencanaan awal kegiatan tersebut padahal sudah jelas di lokasi tersebut ada beberapa pohon kelapa yang harus dipotong dan di anggarkan untuk ganti rugi kepada pemilik sawah “, Pungkasnya

” Kami juga menemukan adanya beberapa akses jalan menuju sawah/jembatan kecil yang pemasangannya hanya dintempelkan di dinding pasangan tersebut dan banyak lagi temuan lainnya,kami saat ini masih sebatas mengingatkan karena pekerjaan tersebut masih dalam tahap pekerjaan,namun kami akan terus memantau kegiatan tersebut sampai selesai,dan bila peringatan kami tetap tidak di indahkan,maka secara kelembagaan akan kami laporkan kegiatan tersebut,dan kami sangat menyayangkan betapa lemahnya pengawasan dari dinas “, Imbuhnya.
Sampai berita ini ditayangkan Kabid Cpta Karya Jijip Eko di hubungi via whatsapp Belum bisa memberikan tanggapan terkait bobroknya kegiatan tersebut karena beliau masih di luar kota.
BiroTINsitubondo




