
Teropongindonesianews.com
SITUBONDO – Terkait maraknya peredaran rokok ilegal yang mana hal tersebut sangat merugikan negara,sampai saat ini belum menemukan solusi yang tepat terkait persoalan banyak beredarnya rokok ilegal atau tanpa cukai.
Persoalan tersebut sampai saat ini tetap menimbulkan tanda tanya dan siapa yang patut disalahkan,pemerintah atau pengusaha rokok ilegal ?
Beberapa waktu lalu dalam giat penyuluhan hukum yang dilakukan kepala bea cukai jember di Situbondo mendapat tanggapan serius dari Novika yang akrab disapa Opek ketua investigasi LBH CAKRA Situbondo,karena menurut Opek tindakan terhadap pengusaha rokok ilegal sangat tidak manusiawi,apalagi usaha tersebut di produksi secara manual/dilinting manual.
Opek menyampaikan ” khusus di Situbondo, masyarakat yang memiliki keterampilan bikin lintingan rokok tidak perlu diburu seperti teroris. Pemerintah harus bisa memberikan edukasi atau pembinaan kepada masyarakat tersebut. Dengan begitu, perekonomian masyarakat akan meningkat, bukan malah menurun”.Ucapnya
“Seharusnya pemerintah memberikan edukasi dan melakukan pembinaan agar pengusaha rokok ilegal segera melegalkan usahanya dan membantu pengurusan Izin usahanya,karena sampai saat ini menurut kami munculnya produksi rokok ilegal di sebabkan sulitnya pengurusan izin usahanya”,Pungkasnya
Opek menambahkan ” Terkait !eterampilan melinting yang notabene skala produksinya sangat kecil jangan di buru seperti teroris,masih banyak cara lain yang lebih efektif untuk para pengusaha rokok manual untuk di arahkan supaya legal,menurut kami agar pemerintah khususnya Bea Cukai agar bisa mengarahkan,jangan hanya melakukan tindakan karena di anggap melanggar aturan “,Imbuhnya
BiroTINsitubondo





