
Teropongindonesianews.com
Tanggal 17 Agustus setiap tahun menjadi hari spesial untuk bangsa dan negara Indonesia,Pasalnya seluruh Warga Negara Indonesia, baik yang berada di dalam maupun di luar negeri.
Balai Taman Nasional Kelimutu (BTNK) bersama Himpunan Masyarakat Yang tergabung dalam KOMUNITAS ANAK BANGSA ENDE (KABE) melaksanakan kegiatan Pawai Dan Treking kebangsaan sekaligus mengibarkan bendera merah putih di puncak Danau tiga warna kelimutu, Rabu 17 agustus 2022.
bendera merah putih ini merupakan Pemberian Presiden Jokowi kepada bapak Blasius Oja yang meraih prestasi sebagai petani teladan di tahun 2015 silam di istana negara. Pengibaran ini dalam rangka memperingati HUT RI ke-77.

sehari sebelumnya Bendera diserahkan langsung oleh Bupati Ende, Drs.Djafar Haji Achmad MM, di arak estafet pertama oleh Komunitas tinju, diserah ke BMX Club, dilanjutkan oleh Komunitas Gowes, Vespa, Kate dan terakhir diserahkan kepada Himapas Duangara yang selanjutnya bendera dibawah dengan berjalan kaki menyusuri jalur trekking Niowula menuju puncak Kelimutu.
Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Hendrikus Rani Siga menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah terlibat mengsukseskan kegiatan Pawai dan Treking Kebangsaan.
“Kepada rekan rekan semuanya terimakasih atas semangat dan pengorbanan yang luar biasa,dari pawai hingga treking berjalan tanpa hambatan.selain promosi kelimutu juga mengenakan jasa para pahlawan dengan kegiatan pengibaran bendera merah putih di puncak kelimutu ini.muda mudahan dengan moment ini peran serta dari semua pemangku kepentingan taman nasional kelimutu bisa bersama sama kita ikut melestarikan kawasan danau tiga warna ini”

disaksikan media teropong Upacara pengibaran bendera mera putih dipuncak Kelimutu tepat pada pukul 10.00 Wita,dengan dinyanyikan lagu indonesia raya yang diiringi dengan musik tradisional berupa ekulele,gambus dan Sato,membuat suasana semakin khusuk dan hikmad perayan ini. teks proklamasi dibacakan oleh Ketua Komunitas Anak Bangsa Yohanes M,Bunyu. dan teks pancasila dibacakan oleh Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu (Hendrikus Rani Siga) sedangkan naskah UUD 1945 Dibacakan peserta HIMAPAS (Prestilia Wende) dan doa dibawakan ibu Tini Aisyah
“Kegiatan treking dan pengibaran bendera ini sudah memasuki tahun ketiga dimana ke kegiatan treking pertama melalui jalur Wologai,kedua melalui jalur Ratebeke dan tahun ini melaui jalur treking Niowula.kata Syiel Tuku, si penggagas Trekking dan upacara. usai mengibarkan bendera.
Ia mengatakan, pemilihan lokasi diPuncak Kelimutu untuk terus mempromosikan Kelimutu dan mengexplor beberapa jalur treking yang telah dibuka oleh Pihak Taman Nasional Kelimutu.
“bagi saya Ini pengalaman pertama mengibarkan bendera merah putih di puncak, sebelumnya saya tidak ikut ,” ujar Ari Sambu Yang dipercayakan menjadi penggerek bendera.

Ia mengaku, dalam proses pengibaran bendera merah putih sempat mengalami kesulitan mengatur menaiki bendera. Selain Lokasinya sulit untuk ambil posisi , juga berjibaku melawan cuaca yang begitu dingin dan angin cukup kencang. Namun berkat dukungan dari semua pihak, akhirnya bendera berhasil dikibarkan.
“Jujur sempat gugup dan khawatir ada kesalahan teknis, apalagi ditonton ratusan pengunjung bahakan ditonton pengunjung luar negeri, tapi karena antusias mayarakat dan pengunjung taman nasional kelimutu menjadi semangat kita juga,” ucap Ari yang baru pulang belajar di Israel ini.
Sementara, salah seorang pengunjung mama Florentina dari Maumere mengaku bangga kepada para pemuda yang berhasil mengibarkan bendera merah putih di puncak Kelimutu pada HUT RI ke-77.
“saya Sangat bangga sekali,bisa ikut bersama mengibarkan bendera di Puncak kelimutu, ini adalah pertama kali saya berkunjung Danau kelimutu ungkap mama Florentina.
Aloisius Ngaga





