
Teropongindonesianews.com
GARUT – Proyek jalan di desa Kramat Wangi, Kecamatan Cisurupan, Garut Jawa Barat banyak menimbulkan pertanyaan, karena diduga sumber dananya dari Dana Desa (DD) sebesar Rp. 1316.706.300 tahun anggaran 2022 dan diduga tidak sesuai RAB dan spektek (Sabtu, 15 April 2023).

Jang Naga aktivis Garut dan Wartawan media TIN, hari ini turun ke lokasi proyek jalan Rabat Beton yang berlokasi di Kampung Situgede, Desa Kramat Wangi untuk melakukan investigasi, monitoring pengerjaan, serta mewawancarai Salah satu Orang yang dianggap Faham dan mengerti tentang proyek, dia memberikan penjelasan, “hari ini saya ke lokasi untuk melihat langsung pengerjaan proyek jalan di Kampung Situgede Desa Kramat Wangi, hasil investigasi dan informasi diduga proyek ini terlihat dari pekerjaannya dengan cara manual, sehingga dinilai mengurangi kwalitas”. Jelasnya.
“Yang seharusnya menggunakan alat berat, seperti Redimix, namun pihak pelaksana proyek tersebut malah mengerjakan proyeknya dengan cara manual”. Terangnya.

Pertama kali dalam pengerjaanya terpantau memakai alat berat berupa redimix kurang lebih 150 meter, dan hasilnya bagus, di lanjut terus nyampe 550 meter tidak pakai redimix yaitu pakai manual berupa pakai cangkul dan kaki, bahkan datang mesin molenpun tidak di gunakan karena dengan cara manual katanya lebih cepat, “Kata salah satu pekerja dilokasi”.
Bahkan pekerjaan sudah beberapa kali berhentikan, karena kwalitas pekerjaanya secara manual itu sangat di ragukan hasil dan kekuatannya, hanya beberapa hari berhenti, di lanjutkam lagi, “Tegasnya”. Pewarta Jang Naga.
Editor Pusat : Syayudie eL Ha







