
Teropongindonesianews.com
SUMENEP, – Debt coollector merupakan pihak ketiga yang mendapatkan tugas dari lembaga keuangan atau pihak kreditur untuk menagih hutang kepada debitur yang menunggak dengan memenuhi kriteria tertentu.
Penagih pinjaman atau debt collector (DC) menjadi momok yang meresahkan bagi masyarakat hususnya masyarakat Sumenep, hal ini terbukti beberapa orang DC yang nekat melakukan aksi teror hingga perampasan kendaraan bila peminjam tidak menuntaskan pinjamannya. Padahal, kelakuan mereka itu bertentangan dengan hukum.
Aksi peristiwa ini terjadi di jalan giliraja perumnas Kebunan Sumenep, Deptcolector yang mengaku dari CIMB niaga yang berisinial “V” anehnya tidak bisa menunjukkan surat tugas dari cimb niaga ini yang terus meneror nasabah cimb niaga, sebut nama Hainur salah satu kreditur dari CIMB niaga yang di ancam akan dilaporkan ke pihak kepolisian di karenakan ada keterlambatan membayar kewajibannya.
Pak Hainur dengan kejadian ini sangat khawatir dan takut karena aksi teror yang di lakukan debt coollector tersebut, selanjutnya Hainur juga sudah menjelaskan bahwa dirinya akan melakukan pelunasan tapi tetep saja debt coollector yang berinisial “V “itu melakukan peneroran terhadap diri nya.
Hainur meminta kepada awak media Teropong Indonesia news saat di temui meminta,”agar supaya pihak yang berwenang untuk segera menangkap para debt colector ini. ” Saya berharap kepada pihak kepolisian sumenep untuk menangkap debt colector yang meresahkan masyarakat ini mas apa lagi identitasnya meragukan takut debt colector gadungan,” tuturnya.
Dengan peristiwa yang terjadi, pihak kepolisian hususnya Polres Sumenep untuk di jadikan atensi serta pengawalan betul atas aksi Koboy yang di lakukan oleh debt coollector yang telah meresahkan masyarakat hususnya masyarakat Sumenep, apa lagi saat di mintai identitas dan surat keterangan penagihan sang coollector tersebut tidak bisa menunjukkan identitasnya.
Hal serupa saat kejadian aksi Koboy sang debt colector sang kreditur tersebut mengalami sesak nafas sebab aksi Koboy sang DC saat melakukan penagihan membentak sang kreditur sehingga mengalami sesak nafas, dengan peristiwa tersebut sudah jelas aksi koboy sang debt colector tersebut sudah meresahkan masyarakat Sumenep.
Awak media Teropong Indonesia news mencoba untuk melakukan klarifikasi terhadap peristiwa ini, dalam hal ini ingin menemui Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti, SH.untuk di mintai keterangan akan tetapi beliau tidak ada di kantor berhubung beliau ada kepentingan kantor dan mencoba untuk menghubungi via WhatsApp sampai saat berita ini tayang belum ada tanggapan.
Dengan demikian peristiwa ini tentu di jadikan atensi penting bagi penegak hukum di kalangan Polres Sumenep agar supaya pelaku segera di tangkap.
Pewarta: David. Editor: Santoso.








