
Teropongindonesianews.com
Bondowoso, – Kedatangan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) ke Kabupaten Bondowoso guna mengklarifikasi terkait carut marutnya mutasi jabatan beberapa waktu lalu.
Tim KASN datang ke Kabupaten Bondowoso bukan tanpa Alasan, jika tidak ada permasalahan terkait carut marutnya Mutasi Jabatan tidak akan mungkin pejabat Pusat akan turun.
Aktivis sekaligus pemerhati kebijakan publik, Hartono menilai kedatangan Tim KASN ke Bondowoso diharapkan bisa mengatasi kegaduhan yang terjadi khusus mutasi Eselon II yang juga hasil dar
“Jangan hanya berkunjung dengan membawa tangan hampa, masyarakat butuh kepastian dan menginginkan situasi kondusif” tegas Hartono, pada 2 Agustus 2023 dikantornya.
Dirinya juga menilai pernyataan Tim KASN yang dimuat dibeberapa media mengatakan Mutasi jabatan beberapa waktu lalu sudah sesuai dengan Rekomendasi.
Pernyataan KASN tersebut disambut Kritikan Pedas oleh Hartono “Begini yaa…jadi tolong bedakan istilah sesuai Rekomendasi dan salah Prosedur” ucapnya.
Untuk Diketahui beredar pemberitaan dimedia online bahwasanya Asisten KASN Jhon Ferianto bersetatemen Mutasi Jabatan Eselon II tidak ada masalah dan sudah sesuai Prosedur.
Sementara itu, Tim Media Teropongindonesianews.com saat konfirmasi dengan salah satu Tokoh dan pemerhati politik di Bondowoso yang lainnya, HRS juga mengatakan bahwa semua itu sebenarnya terserah pada Bupati, kalaupun itu semua Bupati Menyetujui dan langsung melantik, maka semuanya adalah sah – sah saja, tidak ada yang salah.
Oleh karena itu kedatangan Pihak KASN ke Bondowoso di yakininya sangat percuma, akan di kembalikan pada Pemerintah Daerah setempat, dalam hal ini Bupati, kedatangan mereka hanya sebagai salah satu tugas yang harus di laksanakan, hasilnya pasti di kembalikan pada Bupati, “Walaupun salah dalam langkahnya, itu hanya salah administrasi saja…karena itu tetap di tangan Bupati selaku penentu kebijakan utama di Pemkab Bondowoso “, Pungkasnya. Redaksi







