
Teropongindonesianews.com
Situbondo – 17/5/2022. Transparansi informasi yang berkaitan dengan program kegiatan pembangunan sarana prasarana umum yang sumber pendanaannya bersumber dari negara, haruslah betul betul memberikan informasi yang transparan terkait pertanggung jawaban terhadap publik.
Masyarakat berhak tau dan memahami terhadap adanya kegiatan pembangunan tersebut.

Seperti halnya proyek kegiatan akses jalan masuk dan keluar pelabuhan jangkar ( silpa BK 2020) yang bersumber dari APBD tahun 2022, senilai Rp. 6.780.535.033.77yang mendapat sorotan dari Lembaga Aliansi Media Peduli Situbondo, karena di duga tidak adanya transparan dari pihak pelaksana kegiatan di lapangan.
Seperti halnya yang di sampaikan oleh Opek, Anggota Tim Aliansi Media Peduli Situbondo, kepada Biro Media Teropong Indonesia News (TIN) Situbondo, bahwa dirinya sudah berkali_kali kelapangan akan tetapi tidak bisa menganalisa kegiatan di lapangan karena pihak pelaksana kegiatan di lapangan tidak bisa memberikan atau menunjukkan gambar perencanaan.

Lebih lanjut Opek mengatakan bahwa Saya mewakili lembaga dan selaku fungsi kontrol sangat kecewa karena ini ada dugaan unsur kesengajaan memanipulasi kegiatan tersebut,
Seperti halnya pemasangan yudit itu, ketika saya turun tidak bisa mengukur serta menganalisa karena tidak tau gambar yang sudah di rencanakan dan hanya bisa di lihat, tidak boleh di foto. Bahkan pelaksana kegiatan proyek tersebut yang berinisial ( Y ), kalau mau Foto mintalah ke dinas.
Sebagai fungsi kontrol, Opek sangat kecewa, dan mencurigai adanya dugaan ada pihak pihak terselubung dan memanipulasi kegiatan yang mengacu untuk kepentingan memperkaya diri. Untuk itu , saya bersama Tim Aliansi, akan terus melakukan Monitoring dan melakukan pengembangan serta kajian di lapangan, agar supaya proyek akses keluar masuk pelabuhan jangkar ini betul betul terlaksana dengan baik dengan kualitas terbaik,.. Pungkas Opek..
(Agus BiroTIN Situbondo)






