
Teropongindonesianews.com
Kalimat Alhamdulillah adalah ungkapan yang menggema dari seluruh insan cendikia SMA Negeri 1 Sumenep. Begitu juga rasa bahagia dan bangga terpampang dari seluruh wajah guru dan siswa SMA Negeri 1 Sumenep. Sebab masjid sekolah yang mereka impikan secara resmi telah difungsikan sebagai tempat melaksanakan ibadah shalat.
Masjid At-Taqwa merupakan bangunan masjid yang dibangun dan berada di dalam komplek SMA Negeri 1 Sumenep. Masjid ini sebagai tempat ibadah shalat bagi seluruh siswa setiap kegiatan aktif sekolah. Kehadirannya sangat diharapkan sebagai tempat ibadah shalat yang nyaman dan mampu menampung jamaah lebih besar.
Peresmian difungsikannya masjid At-Taqwa dilakukan oleh kepala sekolah pada hari Selasa bertempat di area dalam masjid (23/1/2023). Peresmian dilakukan langsung oleh kepala sekolah, dihadiri seluruh para wakasek dan asisten, pembina OSIS. Turut hadir pula seluruh anggota remaja mushalla yang kini berganti menjadi remaja masjid. Acara diawali dengan pembacaan khotmil Qur’an oleh seluruh remaja masjid. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah secara resmi mulai difungsikan masjid At-Taqwa sebagai tempat ibadah shalat. Selesai acara peresmian dilaksanakan shalat dzuhur berjamaah perdana di masjid At-Taqwa SMA Negeri 1 Sumenep.
Kepala sekolah SMA Negeri 1 Sumenep Akhmad Sulaiman, M.Pd menyampaikan ungkapan kebahagiaan sekaligus pesan kepada pengurus masjid khususnya remaja masjid.
“Kita sangat senang karena SMA Negeri 1 Sumenep telah memiliki masjid sebagai tempat ibadah yang luas dan nyaman. Kita harus betul-betul memanfaatkan masjid ini sebagai tempat ibadah. Serta harus bisa merawat dan menjaga kebersihannya” Ucap kasek Sulaiman seraya berpesan kepada seluruh anggota remaja masjid yang hadir.
Shalat dzuhur berjamaah di masjid At-Taqwa SMA Negeri 1 Sumenep dibagi dua shift, yakni shift 1 dan shift 2. Shift sebanyak 15 kelas, begitu juga shift 2 sebanyak 15 kelas. Shift 1 dan shift 2 bergantian berubah shift mengikuti tanggal genap dan ganjil. Masjid hanya ditempati peserta didik laki-laki, sedangk peserta didik perempuan menempati mushalla. Setiap hari seluruh siswa terpantau antusias dan semangat melaksanakan ibadah shalat dzuhur berjamaah di masjid yang baru ini.
Kabar mulai difungsikannya masjid At-Taqwa SMA Negeri 1 Sumenep sampai kepada alumni. Para alumni menyambut dengan rasa bahagia sekaligus bangga.
Yudi Kurniawan alumni yang saat ini bekerja sebagai PNS di kantor KPU Kabupaten Sumenep mengungkapkan kebagiaannya. “Selamat untuk SMANSA, semoga terus tetap memberikan pelayanan prima kepada siswa termasuk dalam keagamaan”. Tutur alumni ganteng yang menjabat sebagai Ketua Umum OSIS pada masanya.
Seorang alumni yang berdomisili di Jakarta bernama Badrul Arifin turut memberikan kesan positifnya. Lelaki bujang bekerja sebagai Tenaga Ahli DPR RI menyampaikan. “Akhirnya yang diharapkan dan diperjuangkan seluruh guru dan siswa SMANSA terwujud. Semoga kehadiran masjid bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menaikkan level kecerdasan intelektual serta kecerdasan spiritual adik-adik SMANSA”. Tutur mantan aktivis kampus UGM ini.
Seorang alumni bernama lengkap Ivena Gitayoni Mirabel turut memberikan kesannya. Perempuan lulusan AKPOL berpangkat AIPDA yang saat ini berdinas di POLDA D.I. Yogyakarta mengungkapkan kesan.
“Selamat atas difungsikannya bangunan Masjid di SMANSA. Sebagai alumni tahun 2015 saya turut bangga sebab SMAN 1 Sumenep memiliki bangunan masjid sendiri. Semoga kedepan adik-adik bisa lebih rajin beribadah, bisa menjaga kebersihan dan merawat masjid tersebut dengan baik”. Ivena menyampaikan kesannya seperti yang tertulis di chat WA. “Salam untuk semua guru-guru SMANSA tercinta. Saya rindu untuk bersilaturahmi dengan mereka” Ivena mengakhiri chat WA-nya.
Masjid At-Taqwa SMA Negeri 1 Sumenep mulai digagas sejak tahun 2019 pada masa kepemimpinan Kasek Syamsul Arifin, M.Si. Pendirian masjid ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kacabdin Kab. Sumenep Sugiono Eksanto bersama Ketua Komite Sungkono Sidik (alm.). Pembangunan masjid berlantai dua sempat berhenti beberapa kali sebab kekurangan dana. Saat ini pembangunan masjid At-Taqwa SMA Negeri belum rampung 100%, yakni sekitar 80%. Masjid ini segera difungsikan untuk kegiatan ibadah shalat berjamaah sebab siswa dan guru sangat membutuhkan tempat ibadah yang representatif dan nyaman. Lantai satu masjid telah sepenuhnya terpasang granit, sementara lantai dua hanya berupa hamparan plester semen cor. Yang saat ini gunakan shalat berjamaah adalah bagian lantai satu saja.
Penulis:Udin








