
Teropongindonesianews.com
Pelaksanaan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Anilisis dan tindaklanjut hasil audit APIP ( Aparat Pengawas internal Pemerintah – Red ) di adakan di Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso, Sabtu 24/6/2023.
Di jelaskan oleh Eko Priyanto selaku Tim Aparat Pengawas Internal Pemerintah ( APIP – Red ) bahwa

Di jelaskan oleh Eko Priyanto selaku Tim Aparat Pengawas Internal Pemerintah ( APIP – Red ) bahwa komitmen yang rendah terjadi karena adanya pandangan bahwa temuan menjadi kesalahan manajemen yang lalu serta auditan tidak menjadikan tindak lanjut sebagai prioritas, penerapan tata kelola yang salah timbul akibat adanya rasa sungkan atas temuan yamg melibatkan orang dekat kepala desa, serta penyelesaian tuntutan ganti rugi yang menggunakan dana desa (DD) tahun berjalan, sehingga hanya menjadi temuan berulang, ketidaktahuan apartur desa karena minimnya referensi dan pengetahuan membuat temuan sulit ditindak lanjuti dan kurangnya dukungan pihak terkait yang memiliki wewenang khusus seperti DPRD serta temuan yang terkait dengan pemerintah daerah lainnya seperti serah terima aset, dana hibah bansos, serta pertanggung jawaban pengelolaan keuangan desa.
Di katakannya lagi bahwa dengan adanya Bimbingan teknis ini supaya mengurangi potensi peyimpangan adalah dengan membangun sistem pengendalian yang efektif, meperbaiki lingkungan pengendalian, membangun sistem manajemen resiko yang handal dan pengendalianya, membangun sistem informasi dan komunikasi yang efektif, dan membangun sistem pemantuan berkala.
Harapannya selaku Aparatur pengawas internal pemerintah (APIP) supaya kedepannya Desa itu lebih maju, berkembang dan menata sistem pengelolaan keuangan desa lebih efisien dan teratur.
Kegiatan Bimbingan Teknis Inspektorat APIP ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak sebab tujuannya adalah dengan tindakan Kepala Desa se-Kecamatan Sumberwringin mengadakan pelatihan dan pembinaan supaya kedepannya lebih mengerti dalam mengatur sistem keuangan desa.
Sementara itu Tolak abdul asis selaku Kepala Desa Sukosari Kidul menyampaikan bahwa dengan adanya Bimtek dan Pembinaan ini sangat bermaanfaat kedesa, karena ketidaktahuan sistem pengelolaam dana desa yang efisien yang selalu ada temuan dari pemeriksaan dari tim auditor Inspektorat, Sehingga ada pengembalian anggaran.dan saya berharap kedepannya ada bimbingan teknis dan praktek kegiatan proyek,” Ujarnya. Hendrik








