
Teropongindonesianews.com
Lampung Tengah – Meski berada ditengah-tengah pemukiman warga dan tidak jauh dari Pondok pesantren (Ponpes), bahkan keberadaannya pun didepan Kantor dan Balai Kampung.
Namun tempat karaoke Plus-plus tak berijin yang berada di dusun, kampung Terbanggi Mulya, kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah, tetap buka, seakan tak tersentuh oleh hukum.
Menurut keterangan warga. Adanya karaoke Plus tersebut membuat warga lingkungan merasa terganggu.
Namun demikian sangat di sayangkan pernyataan dari seorang Kepala Dusun (Kadus) bernama panjang saat di konfirmasi terkait adanya Karaoke Plus yang berada di dusunnya, kampung Terbanggi Mulya, kecamatan Bandar Mataram, kabupaten Lampung Tengah.
Dimana Panjang mengatakan, “Tidak tau mas saya gak pernah keluar rumah, pulang dari kerja di PT sudah sore dan malam gak pernah keluar,” pungkas panjang.
Dari pernyataan Kadus Panjang tersebut menimbulkan sebuah pertanyaan besar. Kok bisa ya seorang Kepala Dusun tidak mengetahui adanya Karaoke Plus di Dusunnya yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya, Wat wat Gaweh..!!
Saat awak media mendatangi Lokasi Karaoke Plus untuk Konfirmasi, dan bertemu dengan beberapa pengunjung Pria, warga Bandar Mataram, menurut keterangan mereka, ada yang dari jam 13:00 WIB sudah berada di tempat Karaoke tersebut.
Sedangkan dari penuturan salah seorang wanita penghibur ND, yang mengaku warga kampung Lempuyang Bandar, kecamatan Way Pengubuan, kabupaten Lampung Tengah. Dirinya sudah selama satu tahun setengah menjadi Wanita penghibur di tempat.
Lebih lanjut, ND mengatakan, “Disini Room perjamnya seharga Rp.100.000 (seratus ribu rupiah) kalo Kami dapet duwetnya dari melayani dan Saweran Pelanggan pria hidung belang,” katanya.
Ketika di tanya mengapa cuma dua orang Wanita penghiburnya? ND dan temanya mengungkapkan, “Biasanya ada cewek lima tapi lagi pada pulang. Dan ramenya kalo pas orang PT tebu pada gajian, yaitu malam rabu dan malam sabtu gajian Sopir,” ungkap mereka.
Sementara itu, Kabul, warga kampung Terbanggi Mulya yang merupakan pemilik tempat Karaoke Plus tersebut, saat di Konfirmasi mengatakan, “Iya ini usaha saya, dan dirumah saya jadi kalo ada yang keberatan ya silahkan. Dan saya juga sudah pernah di panggil ke Kantor kampung untuk di suruh tutup tempat Karaoke ini. apa mereka mau kasih saya makan,” ujarnya.
Mengapa tetap buka? tanya Awak media.
yang dijawab olehnya, “Yang penting saya Kordinasi dengan Pihak pihak terkait, disini dari oknum Linmas, Pol PP, hingga penegak hukum semua sudah tau, sudah biasa,” ungkapnya, sambil menyebutkan Nama-nama oknum-oknum yang biasa terima jatah darinya.
Dari pernyataan Kabul tersebut, sepertinya tempat Karaoke Plus miliknya, tidak akan di tertibkan oleh pihak terkait, karena dirinya merasa sudah dekat dengan oknum-oknum yang justru mendapat keuntungan dengan adanya Karaoke Plus tersebut. Sumber: Sahrul.
Pewarta: Nizar.
Editor: Santoso.








