
Teropongindonesianews.com
“Apa pun jenis dan sekecil apapun jumlah bantuan jika diberikan dengan hati yang tulus-ikhlas menjadi sangat bernilai bagi sesama yang membutuhkan.
Apalagi diberikan kepada mereka yang marginal, masih jauh dari perhatian kita dan sangat membutuhkan, seperti Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Panti Santa Dymphna”, demikian Koordinator Program Yayasan Bina Daya St.
Vinsensius Cabang Sikka (YASBIDA) dan Panti Santa Dymphna, Dionisius Ngeta dalam kata pembukaan menyambut kedatangan pihak Managemen FIF Grup Kantor Cabang Maumere di Aula Panti, 22 Desember 2023.
Ia juga menegaskan bahwa Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial telah diamanatkan agar dilakukan rehabilitasi sosial terhadap Penyandang Masalah Sosial (PMS) seperti para disabilitas.
Rehabilitasi yang dilakukan itu didasarkan pada pandangan bahwa kaum disabilitas adalah subyek yang memiliki hak-hak dasar untuk dipenuhi oleh negara.
“Rehabilitasi sosial yang kita lakukan terhadap PMS (ODGJ) didasarkan pada paradigma bahwa kaum disabilitas bukan obyek melainkan subyek yang memiliki hak-hak dasar sebagai warga negara dan harus dipenuhi oleh pemerintah dan kita semua.
Penyelenggaraan rehabilitasi sosial yang dilakukan YASBIDA dan Panti Santa Dymphna terhadap ODGJ merupakan salah satu bentuk nyata tanggungjawabnya terhadap amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-undang tentang Kesejahteraan Sosial Nomor 11 Tahun 2009, selain merupakan realisasi dari Visi-Misi Lembaga dan Kongregasi CIJ, demikian pak Dionisius Ngeta yang sudah 20 tahun mengabdi di YASBIDA-Panti Santa Dymphna.

Karena itu mewakili Pimpinan Yayasan dan Panti, Sr. Lucia, CIJ yang tak sempat hadir karena ada urusan yang harus dilakukan, disampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Managemen FIF.
Bagian Managemen FIF Grup telah memilih Panti Santa Dymphna sebagai salah satu panti yang boleh mendapatkan dukungan dana dari FIF.
“Kahadiran dan dukungan dana dari FIF Grup tidak hanya sekedar dalam rangka merayakan Natal, 25 Desember 2023 dan Tahun Baru, 01 Januari 2024.
Tapi merupakan symbol dan tanda bahwa Komunitas Panti Santa Dymphna ada di dalam hati dan pikiran pihak Managemen FIF Grup.
Untuk itu atas nama Pimpinan, Sr. Lucia, CIJ, saya ucapkan limpah terima kasih. Semoga ODGJ di Panti Santa Dymphna selalu diingat dan dikenang dalam pikiran dan hati keluarga besar FIF Grup”, lanjut pak Koordinator.
Dalam sambutannya, Pimpinan FIF Grup Kantor Cabang Maumere memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas karya pelayanan terhadap ODGJ yang dilakukan lembaga/panti.
“Kami tentu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas karya pelayanan, kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh lembaga ini.
Terutama terhadap ODGJ, sama suadara kita, orang tua kita yang mengalami ketidak- beruntungan dalam hal kesehatan mentalnya.
Kami sadar bahwa tidak seberapa bantuan ini. Karena kami yakin bahwa ada banyak dan sangat besar kebutuhan dan tanggungjawab terhadap mereka (ODGJ).
Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan mereka”, demikian Didiek Peter Pasaribu, Pimpinan FIF Grup dalam sambutan singkatnya sebelum penyerahan bantuan dana secara simbolik.
Sebelum akhiri kunjungan, Koordinator Program menyampaikan bahwa ada 128 ODGJ yang sedang direhabilitasi di Panti Santa Dymphna berdasarkan data panti per akhir Desember 2023.
Sejak Januari – Desember 2023 ada 20 ODGJ yang diterima masuk Panti Santa Dymphna dari berbagai daerah sedaratan Flores – Lembata. Tapi yang paling banyak adalah dari Kabupaten Sikka.
Sedangkan ODGJ yang sudah sembuh dan atau membaik selama tahun 2023 berjumlah 11 orang. Tiga (3) orang telah kembali ke orangtua/keluarga dan 8 orang mesih tinggal di Panti atas kemauannya sendiri.
Kedelapan penyintas tersebut diberi kepercayaan untuk mengabdi atau membantu di dapur, di ruang perawat, di ruang basuh dan membantu mengasuh klien. Dan total karyawan-karyawati, pegawai dan perawat/tenaga psikologi ada 36 orang. Kontributor: Koordinator Program Yayasan/Panti
Pewarta: Yohanis Don Bosco.
Editor: Santoso.








