
Teropongindonesianews.com
Malang – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo Suriyatno, resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2024 yang diikuti oleh Faskad Kecamatan Panji dan Mangaran.
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Whiz Prime Malang ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 24-27 Desember 2023,dalam kegiatan tersebut ada salah satu desa di kecamatan mangaran yang ikut menjadi peserta dalam acara tersebut yaitu desa mangaran.
Acara tersebut di buka oleh ketua Faskad Kecamatan panji H.Zaini selanjutnya dilanjutkan dengan sambutan pembina Faskad Akh.Misuri yang menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh kepala desa juga perangkatnya,juga menyampaikan banyak terima kasih kepada kepala DPMD situbondo yang sudi hadir dalam acara tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman perangkat desa juga kepala desa ,yang mana sangat antusias dan semangatnya yang begitu besar,kami sampaikan kepada kepala DPMD Situbondo yang sudah bersedia hadir dalam acara ini dan Untuk acara bimtek selanjutnya Insyaallah Ada beberapa desa lagi yang mau bergabung di Faskad untuk mengikuti Bimtek “,kata Misuri
Dalam sambutannya, Suriyatno menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Faskad dalam menyusun APBDes yang berkualitas dan transparan. Menurutnya, APBDes merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran pembangunan desa yang disusun oleh pemerintah desa dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“APBDes merupakan instrumen penting dalam pembangunan desa. Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara cermat dan transparan dan berharap desa-desa lain bisa bergabung di Faskad,” ujar Suriyatno.
Dalam kegiatan Bimtek ini, peserta dibekali dengan materi-materi terkait penyusunan APBDes, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan dan evaluasi. Materi-materi tersebut disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya.

Pada kesempatan yang sama, Suriyatno juga menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan APBDes, yaitu:
√ Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa).
√ Terarah, terpadu, dan sinergis dengan perencanaan pembangunan daerah.
Akuntabel, transparan, dan partisipatif.
Terukur, realistis, dan fleksibel.
Suriyatno berharap, dengan mengikuti Bimtek ini, Faskad Kecamatan Panji dan Mangaran dapat menyusun APBDes yang berkualitas dan transparan. Sehingga, pembangunan desa dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Kegiatan Bimtek ini ditutup dengan dengan doa yang di pimpin oleh bapak Sandi kades Curah heru kecamatan panji dilanjutkan ramah tamah juga foto bersama.
BudTIN






