
Teropongindonesianews.com
Bengkulu Utara – Warga Desa Talang Rasau, Bengkulu Utara, resah dengan maraknya aksi pencurian ayam dalam beberapa bulan terakhir. Ternak ayam milik warga, termasuk milik Tarmizi, seorang jurnalis, tak luput dari incaran para pencuri.
“Saya sudah beberapa kali kehilangan ayam,” ungkap Tarmizi. “Pernah ayam putih yang baru bertelur hilang, dan ayam yang baru belajar berkokok juga raib.”
Tarmizi mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepala dusun dan kepala desa, namun belum ada hasil. Ia berharap agar masyarakat dan pemerintah desa meningkatkan penjagaan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Kejadian pencurian ayam ini bukan hanya menimpa Tarmizi, tapi juga beberapa warga lainnya. Hal ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Masyarakat Desa Talang Rasau diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga wilayahnya. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan.
Pemerintah desa juga diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini, seperti meningkatkan patroli dan memasang kamera CCTV di titik-titik rawan.
Pencurian ayam merupakan tindakan kriminal yang merugikan masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk mencegah terjadinya aksi kriminal.
RED
Editor : Budhi






