Foto Istimewa Ibu Anisatul Hamidah, M. Si selaku Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso sedang mewisuda peserta Wisudawan di Kecamatan Grujugan Bondowoso
Teropongindonesianews.com
BONDOWOSO – Sebanyak 89 Lanjut Usia (Lansia) dinyatakan lulus Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) tahun 2023. Dengan kelulusan ini, mereka dapat menjadi lebih tangguh, mandiri dan bermartabat dalam menjalani kehidupan di lingkungan masyarakat.
Puluhan lansia lulusan Selantang terdiri dari 46 wisudawan dari Kecamatan Tamanan, 43 wisudawan dari Kecamatan Grujugan Kota Bondowoso. Mereka mengikuti wisuda yang dipimpin Kepala Dinas Sosial P3AKB Anisatul Hamidah, M. Si di Pendopo Kecamatan Grujugan, Selasa (11/04/2023).
Program Wisuda hari ini dilaksanakan didua tempat, yakni Kecamatan Tamanan yang terorganisir oleh TAMAN LANSIA BAROKAH dan Kecamatan Grujugan Bondowoso, yang dihadiri oleh Muspika baik Polsek dan Koramil, Kepala Puskesmas, Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan dan desa, Kepala Desa, dan Tokoh Masyarakat.
Program Selantang sendiri, merupakan wadah peningkatan dan pengembangan dari Program Bina Keluarga Lansia (BKL) yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para lansia dan keluarganya. Pengetahuan fokus pada upaya meningkatkan kepedulian, kesadaran, dan tanggung jawab terhadap kewajiban membina dan meningkatkan pengetahuan para lanjut usia dalam meningkatkan ketahanan fisik dan non fisik.
Hal tersebut perlu dilakukan, karena penduduk lanjut usia menghadapi berbagai perubahan dalam hidupnya baik fisik, psikis, sosial dan ekonomi. Dengan demikian perlu kesiapan Bina Keluarga Lansia (BKL) sebagai wadah pembinaannya, yang memiliki peran untuk mewujudkan lansia yang sehat, bertakwa kepada Tuhan Yang Esa, mandiri, produktif, dan bermartabat bagi keluarga dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Anisatul Hamidah, M. Si mengucapkan, selamat kepada para wisudawan yang telah lulus dari Selantang tahun 2023, serta dengan dilaksanakan Selantang ini, Ia menilai, dapat berdampak pada usia harapan hidup lebih panjang, serta diharapkan para wisudawan dapat membagikan berbagai pengalamannya yang tidak hanya produktif dan tangguh di usia lansia untuk para generasi muda.
“Agar para yang muda-muda itu tidak lupa untuk menjaga kesehatannya dan tidak lupa untuk mengatur pola hidupnya, karena kalau sudah kasep (terlambat) itu getun (menyesali) di belakang,” ujarnya.
Juga bersyukur, dengan dilaksanakannya Selantang ini, banyak para lansia yang masih bisa melakukan berbagai aktivitas, yang dapat memperlambat proses demensia atau kepikunan.
Buk Anis (sapaan akrabnya) mengatakan, dengan dilaksanakan Selantang ini, para lansia dapat mengontrol dirinya agar selalu dalam kondisi sehat lahir dan batin serta dapat bermanfaat untuk masyarakat hingga berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting. Ia berharap, kegiatan Selantang yang diinisiasi BKKBN Provinsi Jawa Timur tahun 2023 bisa menjadikan lansia-lansia yang tangguh.
“Bangsa ini tetap membutuhkan kehadiran dan kiprah panjenengan semuanya untuk bisa menyelesaikan permasalahan bangsa dan memberikan kemanfaatan untuk seluruh masyarakat Bondowoso pada umumnya,” harapnya.
Sedangkan Wisuda di kecamatan Grujugan terlaksana Dua (2) kali Wisuda, diantaranya adalah Wisuda SOTH (Sekolah Orang Tua Hebat) dan Wisuda Selantang (Sekolah Lansia Tangguh). SYAYUDI








